Saham Tesla Anjlok 13 Persen Usai Laporan Laba yang Buruk
Saham Tesla anjlok lebih dari 13 persen pada Kamis pagi setelah perusahaan merilis hasil kuartal kedua yang mengecewakan.
Harga saham saat ini berada di sekitar 324 dolar AS, turun lebih dari 15 persen dalam lima hari terakhir dan sekitar 28 persen sejak awal tahun.
>>> Trump Sebut Foto Sekolah Iran yang Dibom Bisa Buatan AI
Pendapatan segmen otomotif Tesla mencapai lebih dari 20 miliar dolar AS, naik 23 persen dibanding tahun lalu.
Namun, laba kotor perusahaan menurun karena biaya operasional naik lebih cepat dari pendapatan, terutama akibat belanja modal terkait AI dan riset lainnya.
Investor semakin khawatir dengan upaya Elon Musk mengubah fokus bisnis dari penjualan mobil ke robotaxi, robot humanoid Optimus, dan AI.
Langkah-langkah besar ini jelas membebani keuangan setelah beberapa kuartal mengalami kerugian besar.
Dampaknya juga terasa pada SpaceX, sahamnya turun drastis sejak mencapai rekor tertinggi setelah go public pada pertengahan Juni.
Uji coba peluncuran Starship yang gagal dan rencana kontroversial Musk untuk pusat data orbital membuat investor banyak bertaruh melawan perusahaan.
>>> X-Men '97 Season 3 Selesai, Season 4 dalam Pengembangan
Dalam panggilan pendapatan Rabu, Tesla mengklaim produksi robot Optimus tetap sesuai jadwal, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Musk mengatakan robot ini akan menjadi produk tersulit yang pernah diproduksi massal oleh Tesla karena semua komponennya baru.
Layanan robotaxi Tesla juga mulai diluncurkan di enam wilayah metropolitan besar, tetapi masih tertinggal jauh dari pesaing utamanya, Waymo milik Alphabet.
Meskipun angka penjualan kendaraan sedikit lebih optimistis, Tesla terus membakar miliaran dolar untuk menjaga semua proyek baru tetap berjalan.
Isu yang mengemuka dalam panggilan minggu ini adalah kemungkinan merger Tesla dan SpaceX yang sudah lama dirumorkan.
>>> Game God of War Baru dengan Kratos Sedang Dikembangkan, Terkait Langsung dengan Laufey
Musk tidak menampik kemungkinan tersebut, namun mengatakan hal itu tidak bisa dibahas dalam panggilan pendapatan.
Update Terbaru
Wabah Diare Akibat Parasit di AS Makin Parah, Klaim Pemerintah Dipertanyakan
Sabtu / 25-07-2026, 20:46 WIB
Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca Putusan MK soal Sisa Kuota
Sabtu / 25-07-2026, 20:46 WIB
Tecno Megabook K14S: Laptop Tipis dengan 9 Port Lengkap Lawan Dongle Fatigue
Sabtu / 25-07-2026, 20:46 WIB
MMORPG Makin Berjaya di Tengah Dominasi Game Live-Service
Sabtu / 25-07-2026, 20:43 WIB
Craig si Brute Jelek Dikanonisasi dalam Halo: Campaign Evolved
Sabtu / 25-07-2026, 20:42 WIB
Dino SEVENTEEN Rilis 'Crazy Crazy' untuk Proyek Picheolin
Sabtu / 25-07-2026, 20:42 WIB
Ditolak Israel, UNESCO Tetap Masukkan 6 Situs ke Warisan Dunia
Sabtu / 25-07-2026, 20:42 WIB
Iran Ogah Intervensi Militer di Konflik Saudi-Houthi, Serukan Dialog
Sabtu / 25-07-2026, 20:42 WIB
Hasil China Open: Fajar/Fikri ke Final usai Menang Duel Sengit 3 Gim
Sabtu / 25-07-2026, 20:42 WIB
LUN8 Rilis Mini Album Keempat 'Off the Grid' dengan Lagu Utama 'SNEAKERS'
Sabtu / 25-07-2026, 20:41 WIB
Hipertensi dan Diabetes Bisa Rusak Mata Tanpa Gejala
Sabtu / 25-07-2026, 20:41 WIB
Baking Dish Rp39 Ribuan di Transmart Full Day Sale Besok
Sabtu / 25-07-2026, 20:41 WIB
Zulhas Pastikan Pasokan Jagung hingga Daging Aman, Tak Hanya Beras
Sabtu / 25-07-2026, 20:36 WIB
PHE Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kolaborasi Global dan Akuisisi WK Baru
Sabtu / 25-07-2026, 20:36 WIB







