Wabah cyclosporiasis, infeksi usus yang menyebabkan diare eksplosif, terus meluas di Amerika Serikat. Meskipun Menteri Kesehatan Robert F.

Kennedy Jr. menyatakan situasi sudah terkendali, data terbaru justru menunjukkan peningkatan kasus yang signifikan.

>>> MMORPG Makin Berjaya di Tengah Dominasi Game Live-Service

Pada Selasa lalu, Kennedy mengumumkan bahwa sumber wabah telah ditemukan dan perusahaan terkait telah melakukan recall. Namun, ia tidak menyebutkan nama perusahaan tersebut.

Menurut pembaruan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada hari yang sama, terdapat 4.173 kasus domestik yang terkonfirmasi laboratorium sejak 1 Mei.

Selain itu, ada 7.400 kasus lain yang masih menunggu konfirmasi, sebagian besar dilaporkan di Michigan dan Ohio.

Angka-angka itu kemungkinan masih di bawah jumlah sebenarnya.

Di Michigan saja, pejabat negara bagian melaporkan 7.171 kasus sejak 22 Juni, naik dari 6.571 pada 21 Juli.

Sementara itu, kasus di Ohio meningkat tiga kali lipat menjadi 1.192 pada 16 Juli dibandingkan 20 Juni.

Identifikasi parasit Cyclospora cayetanensis di laboratorium memang sulit, sehingga penelusuran kasus menjadi rumit. Namun, pesan publik mengenai wabah ini dinilai kurang jelas dan membingungkan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) sempat menyatakan bahwa sumber kontaminasi adalah selada shredded kemasan dari Taylor Farms, pemasok utama Taco Bell.

Namun, sehari kemudian FDA mengklaim hasil itu adalah "positif palsu."

>>> Craig si Brute Jelek Dikanonisasi dalam Halo: Campaign Evolved

Taylor Farms, yang masih melakukan recall sukarela, menyambut baik pembaruan tersebut dan mengklaim FDA telah meminta maaf.

Namun, beberapa jam kemudian, FDA kembali berbalik arah dengan mengatakan bahwa investigasi mereka terus mengarah pada selada es dari Taylor Farms di Meksiko tengah.