Pengunduran diri Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan menjadi kemenangan besar bagi gelombang protes kaum muda yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Suasana perayaan langsung pecah di kawasan Jantar Mantar, New Delhi, yang menjadi pusat demonstrasi. Ribuan pengunjuk rasa bersorak dan menari merayakan mundurnya Pradhan.

>>> Lutung Jawa 'Momon' Dievakuasi Usai Dipelihara Warga Bondowoso

"Kita berhasil," ujar pendiri Cockroach Janta Party (CJP), Abhijeet Dipke, yang memimpin aksi unjuk rasa tersebut.

Latar Belakang Protes

Aksi unjuk rasa terbesar di India dalam beberapa tahun terakhir ini dipicu oleh skandal kebocoran soal ujian masuk perguruan tinggi kedokteran yang bergengsi pada bulan Mei.

Insiden tersebut berujung pada pembatalan hasil ujian dan perintah pemerintah untuk mengadakan tes ulang, yang berdampak pada 2 juta anak muda.

>>> Tavares Puji Kekuatan Persija yang Ditangani Shin Tae Yong

Protes ini menjadi masalah besar bagi Perdana Menteri Narendra Modi, dengan dukungan dari politisi oposisi dan gangguan terhadap jalannya sidang parlemen.

Pemandangan unjuk rasa berskala besar serta penggunaan gas air mata oleh polisi juga memicu kemarahan publik. Pihak berwenang membela tindakan mereka demi menjaga ketertiban.

Melalui platform X, Pradhan mengatakan pengunduran diri diambil agar situasi tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas negara.

>>> Monster Hunter Wilds Raih Dua Penghargaan CEDEC Awards 2026

Ia mengumumkan pengunduran dirinya beberapa jam sebelum pemerintah kembali menggelar perundingan dengan para pemimpin aksi untuk membahas tuntutan demonstran.