Nick Bosa, pemain San Francisco 49ers, akhirnya angkat bicara setelah dua tahun vakum dari media sosial. Ia merespons kabar pemecatan analis ESPN Ryan Clark dengan sebuah emoji 'OK'.

Bosa terakhir kali menulis cuitan pada 2022. Namun, ia kembali ke Twitter/X untuk bereaksi terhadap laporan PHK Clark pekan ini.

>>> Ilmuwan Ungkap Kebenaran: Mungkinkah Dinosaurus Diciptakan Kembali?

Perseteruan keduanya bermula pada Oktober 2024. Saat itu, Clark mengkritik Bosa yang mengenakan topi 'Make America Great Again' setelah pertandingan.

Clark menilai Bosa mendapat perlakuan berbeda dibanding atlet lain seperti Colin Kaepernick. Ia juga menyebut unggahan lama Bosa 'aneh' karena menentang 'budaya'.

"Gerakan MAGA sangat jelas bahwa tidak semua kehidupan dianggap sama," kata Clark kala itu. Ia menambahkan bahwa 'shut up and dribble' hanya berlaku bagi mereka yang membela minoritas.

>>> Nauli Ecoprint: UMKM Ramah Lingkungan Binaan Bank Indonesia dari Sumut

Clark menyimpulkan bahwa topi MAGA yang dikenakan Bosa menunjukkan pilihan pihak yang tidak mendukung kesetaraan.

Bosa sendiri tidak pernah menjelaskan lebih lanjut soal topi tersebut. Ia hanya dikenai denda sebesar $11.000 akibat insiden itu.

Pilihan emoji 'OK' oleh Bosa juga menuai sorotan. Sebagian pengguna mengaitkannya dengan simbol 'white power' yang kontroversial.

>>> Rekomendasi Liburan ke Purwokerto: Tempat Wisata dan Kuliner Khas Banyumas

Beberapa pihak meyakini itu adalah sindiran ganda mengingat sejarah perseteruan mereka.