Polisi memastikan bahwa sopir dan dua penumpang mobil Toyota Alphard yang menerobos lampu lalu lintas di pelican crossing depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat, merupakan anggota Polda Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu kepada wartawan pada Jumat (24/7).

>>> Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap

Menurut Braiel, ketiga anggota tersebut akan diproses lebih lanjut oleh Bid Propam Polda Jawa Barat.

"Kemudian terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti dari Subbid Propam Polda Jawa Barat," ucap dia.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan mobil Alphard menerobos lampu merah di pelican crossing depan Hotel Pullman viral di media sosial.

Peristiwa bermula saat pejalan kaki menyeberang di pelican crossing setelah lampu lalu lintas menunjukkan warna merah untuk kendaraan.

Namun, mobil Alphard tetap melaju dan menerobos lampu merah tersebut.

Seorang satpam yang ikut menyeberang kemudian menegur sopir Alphard. Sopir diduga tidak terima dengan teguran itu dan terjadi cekcok mulut.

>>> Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0

Braiel mengatakan keduanya kemudian mendatangi pos polisi untuk mediasi dan sepakat berdamai.

Belakangan, mobil Alphard hitam itu diduga menggunakan pelat palsu atau tidak sesuai peruntukannya. Kendaraan itu menggunakan pelat nomor D 1828 XHQ.

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.

com pada fitur Layanan Samsat di situs resmi Bapenda Jabar, nomor polisi tersebut terdaftar untuk mobil Daihatsu warna silver metalik model S401RV-ZMDEJJ HJ.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan pihaknya akan memanggil pengemudi Alphard dan satpam untuk dimintai keterangan.

"Saya akan melakukan panggilan klarifikasi kepada pemilik Alphard. Kemudian panggilan klarifikasi kepada sekuriti yang terlibat cekcok dengan sopir Alphard.

>>> Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo

Setelah itu kita akan konfrontir di Subdit Gakkum," ucap Ojo.