Iran menegaskan tidak akan melakukan intervensi militer dalam konflik yang meningkat antara Arab Saudi dan milisi Houthi di Yaman.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di tengah ketegangan yang memanas antara kedua pihak dalam beberapa waktu terakhir.

>>> Hasil China Open: Fajar/Fikri ke Final usai Menang Duel Sengit 3 Gim

"Kami percaya bahwa tidak ada solusi militer terhadap masalah Yaman, Selat Bab Al Mandab, dan masalah regional lainnya," kata Araghchi, seperti dikutip AFP.

Araghchi menyerukan dialog antara Arab Saudi dan Houthi. Ia juga menegaskan bahwa situasi di Yaman "tidak dapat dikaitkan dengan Iran".

Menurut Araghchi, insiden di Selat Bab Al Mandab berakar pada perselisihan lama antara Yaman, Arab Saudi, dan negara-negara kawasan.

>>> Hipertensi dan Diabetes Bisa Rusak Mata Tanpa Gejala

Konflik Terbaru Saudi-Houthi

Konflik baru antara Houthi dan Arab Saudi berkobar bulan ini setelah Houthi menyatakan blokade terhadap pelabuhan Saudi dan mengeklaim serangan terhadap kapal tanker.

Blokade tersebut mengancam kemampuan Arab Saudi untuk menyalurkan pasokan minyak bumi, menyusul blokade paralel yang dilakukan Iran di Selat Hormuz.

>>> Baking Dish Rp39 Ribuan di Transmart Full Day Sale Besok

Pada Jumat (24/7), juru bicara Houthi menegaskan mereka tidak memblokir lalu lintas kapal melalui Selat Bab Al Mandab, dan blokade maritim hanya berdampak pada pihak Saudi.