Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran menunjukkan sikap lebih serius dalam perundingan damai yang tengah berlangsung. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal itu belum menjamin tercapainya kesepakatan.

"Kami sedang berbicara dengan mereka.

>>> Bulog Salurkan 500 Paket Beras untuk Siswa Disabilitas di HAN 2026

Saya pikir mereka semakin serius seiring berjalannya waktu, mungkin karena alasan yang jelas," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat (24/7).

Trump menilai Iran memperlihatkan sikap paling serius yang pernah terlihat. Namun, ia mengingatkan bahwa keseriusan tersebut tidak otomatis mengakhiri perang antara kedua negara.

"Saya rasa mereka bersikap paling serius yang pernah kita lihat. Tapi, itu tidak berarti kita akan sampai ke sana (perdamaian)," tambahnya.

Menurut Trump, sejumlah pejabat AS rutin berdialog dengan Iran, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

>>> Pesan Teks D4vd dan Celeste Rivas Terungkap di Sidang, Ketegangan Meningkat Sebelum Pembunuhan

Trump menyebut ada dua strategi utama untuk keluar dari perang melawan Iran: aksi militer berkelanjutan atau kesepakatan diplomatik.

Ia menilai opsi militer bisa memberikan "dosis yang lebih berat" dan melumpuhkan Iran.

"Atau strategi yang lebih cerdas, yaitu membuat kesepakatan. Saya berpikir mereka belum siap, tapi mereka memang ingin membuat kesepakatan," ujarnya.

Hubungan AS dan Iran masih tegang meski dialog kembali terbuka. Kedua negara terlibat saling serang setelah gencatan senjata gagal dipertahankan.

>>> Daftar Nama 11 Wisatawan Asing dan ABK Speedboat Hilang di Gorontalo

AS menyerang target di Iran, sementara Iran membalas dengan menyerang kepentingan AS dan sekutunya, termasuk ancaman di Selat Hormuz.