California Selatan dilanda gelombang panas lembap yang tidak biasa, diperkirakan mencapai puncaknya hingga Minggu, 26 Juli 2026.

Layanan Cuaca Nasional mengeluarkan peringatan panas untuk beberapa wilayah hingga pukul 20.00 Senin karena risiko tinggi penyakit akibat panas.

>>> M Basri Sakit Apa? Benarkah Kanker? Inialh Kronologi Tewasnya Legenda Pemain dan Pelatih Timnas Indonesia

Suhu tinggi diproyeksikan mencapai 90 hingga 100 derajat Fahrenheit di lembah-lembah setempat, sementara wilayah pesisir tetap di kisaran 70-80 derajat.

Tingkat kelembapan yang tinggi mencegah pendinginan malam hari yang normal, sementara ombak besar dan arus rip berbahaya setinggi 3-6 kaki mengancam pantai yang menghadap selatan dan barat daya sepanjang akhir pekan.

Kondisi kering baru-baru ini meningkatkan bahaya kebakaran hutan regional, dengan 11 titik api baru muncul di California sejak Senin.

Southern California Edison mengimbau warga untuk bersiap menghadapi peningkatan penggunaan energi yang dapat membebani jaringan listrik dan menyebabkan pemadaman akibat panas.

Penyebab Kelembapan Ekstrem

Daniel Swain, Ilmuwan Iklim dari University of California Agriculture and Natural Resources, menyebut peristiwa ini tidak biasa namun akan semakin sering terjadi.

Suhu air Pasifik dekat pantai mencapai rekor tertinggi, mendorong titik embun ke kisaran 65-70 derajat yang tidak nyaman di sepanjang pesisir.

"Penyebab utamanya adalah laut dekat pantai yang sangat hangat," kata Swain. "Suhu air tepat di lepas pantai mendekati rekor terhangat, bahkan dalam beberapa kasus memecahkan rekor."

Menurut Swain, perairan pesisir yang hangat secara langsung membuat wilayah pedalaman menjadi lebih panas dan lembap.

Ia menjelaskan bahwa titik embun musim panas biasanya sekitar 60 derajat, tetapi tingkat yang lebih tinggi menghambat penguapan keringat dan mencegah tubuh serta infrastruktur perkotaan mendingin secara efektif di malam hari.