Gelombang panas ekstrem melanda Jepang pekan ini. Suhu di sejumlah kota mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.

Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo mencatat 453 orang dirawat di rumah sakit pada Rabu (22/7) karena masalah terkait panas.

>>> Cara Cek Desil DTSEN dengan NIK untuk Tahu Status Penerima Bansos

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

Di Tokyo, satu orang meninggal dunia akibat gelombang panas. Empat orang dalam kondisi kritis dan 18 lainnya dalam kondisi serius.

Suhu Capai 41,1 Derajat Celsius

Pada Kamis (23/7), setidaknya enam wilayah mencatat suhu 40 derajat Celsius atau lebih. Tempat terpanas adalah Hamamatsu di Shizuoka dengan suhu 41,1 derajat Celsius.

>>> Jaksa Agung Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani Tim 9

Kota Toyota di Aichi mencatat suhu 40,8 derajat Celsius, dan Kuwana di Mie mencapai 40,7 derajat Celsius.

Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang menyebut gelombang panas ini sebagai bencana. Peringatan telah dikeluarkan hampir di seluruh negeri.

Jepang memperkenalkan istilah baru tahun ini untuk suhu di atas 40 derajat Celsius, yaitu "kokushobi" yang berarti "hari yang sangat panas".

>>> Stop Bilang 'Tak Punya Uang' ke Anak, Psikolog Sarankan 3 Kalimat Ini

Masyarakat diimbau untuk tetap terhidrasi dan menggunakan pendingin udara. Juru bicara pemadam kebakaran mengatakan jumlah pasien kemungkinan akan meningkat seiring kenaikan suhu.