Para eksekutif perusahaan selama ini antusias terhadap kecerdasan buatan (AI) karena alasan ekonomi: mereka percaya AI akan mampu menggantikan pekerja manusia, sehingga perusahaan bisa menghemat biaya gaji.

Namun, sebuah situs parodi baru menawarkan solusi yang justru membalikkan logika tersebut.

>>> God of War Laufey Rilis 16 Februari 2026, Bergabung dengan Bulan Padat Game

OverpAId, yang menyebut dirinya sebagai "mesin pengganti CEO pertama di dunia," secara satir menawarkan AI untuk menggantikan posisi CEO dengan biaya yang sangat kecil.

Situs ini mengklaim AI buatannya dapat melakukan seluruh pekerjaan CEO — mulai dari strategi, visi, hingga email motivasi — dengan lebih baik, lebih cepat, dan tanpa pernah meminta jet pribadi kepada dewan direksi.

OverpAId juga menyediakan fitur-fitur seperti "jargon bingo," penerjemah siaran pers penuh gembar-gembor AI, widget obrolan dengan eksekutif sungguhan (yang saat ini rusak), dan kalkulator ROI yang membagi paket gaji CEO secara merata ke seluruh karyawan.

Situs ini menekankan fakta bahwa rasio gaji CEO terhadap pekerja rata-rata mencapai 290 banding 1 di perusahaan publik besar — angka yang nyata dan mencengangkan.

>>> The Rings of Power Season 3 Lompat 5 Tahun, Showrunner Sebut Beri 'Suntikan Adrenalin'

Meskipun OverpAId jelas merupakan satire, pesannya menyentuh kenyataan pahit: gaji CEO tumbuh dengan kecepatan luar biasa, sementara upah pekerja biasa berjalan lambat dan seringkali tidak mengimbangi inflasi.

"Di suatu titik, narasinya menjadi: bayar orang di puncak dengan cukup, maka nilainya akan menetes ke bawah untuk semua orang," tulis situs tersebut.

"Tapi itu tidak terjadi. Tidak pernah.

>>> Final Fantasy 7 Remake Hadir di Final Fantasy 14 Lewat Raid Evercold

Dan tidak akan pernah."