Ketegangan antara Celeste Rivas dan D4vd mencapai puncaknya sebelum ia tewas pada April 2026. Hal itu terungkap dalam sidang pendahuluan D4vd pada Jumat lalu.

Jaksa penuntut menampilkan pesan teks antara remaja perempuan berusia 14 tahun itu dan penyanyi tersebut, mulai Agustus 2022 hingga Maret 2025, hanya sebulan sebelum ia dibunuh dan dimutilasi.

>>> Daftar Nama 11 Wisatawan Asing dan ABK Speedboat Hilang di Gorontalo

Dalam percakapan Maret 2026, Celeste mengatakan kepada D4vd bahwa ia sudah selesai dengannya. Ia hanya mau berteman secara daring, tidak lagi bertemu langsung.

Pesan itu berbunyi, "Aku tidak ingin ada hubungan apa pun denganmu secara langsung lagi." D4vd kemudian membalas, "Ya, batasan yang ditetapkan sangat buruk."

Celeste menjawab, "Bukan hanya itu, D, masih banyak hal lain."

>>> DPD: RUU Daerah Kepulauan Perkuat Arah Kebijakan Pembangunan

Selain pesan teks, jaksa juga membeberkan banyak foto Celeste yang terlibat dalam tindakan seksual dengan tersangka pembunuhnya. Foto-foto itu sangat grafis dan mengganggu.

Orang tua Celeste segera meninggalkan ruang sidang setelah jaksa menyarankan mereka keluar. Terungkap pula bahwa selama hubungan seksual terlarang itu, Celeste hamil dan menjalani aborsi.

D4vd didakwa atas pembunuhan Celeste. Jaksa menduga ia membunuh karena Celeste mengancam akan membongkar hubungan seksual ilegal mereka.

>>> Sahabat Nolan Wells Bantah Terlibat dalam Kematiannya

D4vd telah menyatakan tidak bersalah.