Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap Uni Eropa. Ancaman ini muncul setelah UE menjatuhkan denda lebih dari US$1 miliar kepada Google.

Melalui unggahan di Truth Social pada Jumat (24/7), Trump menuding Uni Eropa telah 'merampok' perusahaan-perusahaan asal AS.

>>> Lho? Ternyata Selama Ini Kita Salah Paham soal Sunscreen

Ia menyatakan akan segera memulai investigasi perdagangan terhadap blok tersebut.

"Uni Eropa akan membayar harga yang sangat mahal atas tindakan ilegal dan sangat tidak etis ini.

Sanksi itu akan dibatalkan sepenuhnya dan kami memperkirakan tarif yang substansial akan diberlakukan secepat mungkin," tulis Trump, dikutip dari Politico, Sabtu (25/7).

Sehari sebelumnya, Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer memperingatkan bahwa denda terhadap Google dapat membahayakan hubungan UE dengan Gedung Putih.

Denda tersebut bernilai total lebih dari US$1 miliar.

Ancaman Trump Ganggu Kesepakatan Turnberry

Ancaman Trump dinilai dapat mengganggu kesepakatan perdagangan Turnberry. Kesepakatan itu diteken bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada musim gugur tahun lalu.

>>> Hello Kitty Party Land Buka Preorder Digital Jelang Rilis Oktober di Nintendo Switch dan Switch 2

Kesepakatan Turnberry membatasi tarif AS terhadap ekspor Uni Eropa di level 15 persen.

Pada Kamis (23/7), Gedung Putih juga mengumumkan tarif baru berdasarkan Section 301 Trade Act 1974.

Pada Jumat, Uni Eropa sempat lega setelah tarif baru AS untuk blok tersebut ditetapkan sebesar 10 persen. Namun, pernyataan terbaru Trump memunculkan kekhawatiran bahwa kesepakatan Turnberry bisa dibatalkan.

"Amerika Serikat bukan 'celengan' bagi Eropa, dan kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi!" tulis Trump.

Juru bicara Komisi Eropa menolak memberikan komentar lebih lanjut.

Ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa Bernd Lange memperingatkan bahwa realisasi ancaman Trump bisa meruntuhkan kesepakatan Turnberry.

>>> Prime Video Rilis Tanggal Tayang Blade Runner 2099 November 2026

"Reaksi ini justru mengguncang stabilitas yang telah dibangun melalui negosiasi intensif," ujar Lange.