ZAP Premiere Hadirkan Layering Treatment untuk Atasi Penuaan Kulit
ZAP Premiere menghadirkan program layering treatment sebagai solusi mengatasi penuaan kulit secara menyeluruh. Metode ini menggabungkan beberapa prosedur kecantikan dalam satu sesi perawatan.
Penuaan dini tidak hanya terjadi pada permukaan kulit, tetapi juga melibatkan otot dan jaringan penyangga wajah.
>>> Transaksi Digital OVO Tumbuh 70 Persen, Didominasi Jajan Receh
Oleh karena itu, layering treatment dirancang bekerja secara bertahap pada setiap lapisan kulit.
Rangkaian perawatan ini mengintegrasikan teknologi pengencangan otot wajah dengan energi frekuensi tinggi untuk stimulasi kolagen. Laser juga digunakan untuk memperbaiki tekstur kulit dan menyamarkan garis halus.
Tindakan medis ini dilengkapi dengan pemberian skin booster serta botulinum toksin yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Seluruh tahapan diselesaikan dalam satu hari dengan durasi sekitar lima jam.
Konsep ini berbeda dengan prosedur konvensional yang biasanya membutuhkan beberapa kali kunjungan terpisah.
"Tujuannya bukan hanya membuat kulit terlihat cerah, tetapi juga mengencangkan, memperbaiki kualitas kulit, dan mencegah kerutan yang semakin dalam," kata dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP.
Ia menambahkan, "Kami tidak ingin pasien harus bolak-balik datang untuk treatment yang berbeda. Dalam satu sesi, seluruh tahapan dilakukan sehingga proses perbaikan kulit berjalan bersamaan."
Hasil Perawatan Bertahap
Meski seluruh tindakan selesai dalam sehari, hasil akhir tidak langsung terlihat secara instan.
Perubahan awal berupa kulit yang lebih kenyal biasanya tampak dalam satu hingga dua minggu setelah prosedur.
Proses pembentukan kolagen baru di dalam kulit berjalan secara bertahap. Regenerasi jaringan ini terus berlanjut hingga sekitar empat bulan pasca-tindakan.
>>> Kisah Bakso Uhud Pak Oemar yang Memikat Lidah Warga Arab Saudi
"Kolagen tidak bisa terbentuk dalam satu hari. Kulit membutuhkan waktu untuk beregenerasi, sehingga hasil terbaik akan terlihat secara bertahap," ujar dr. Dara.
Update Terbaru
Tesla Buka Pusat Pengalaman ke-5 di India, Hadir di Hyderabad
Rabu / 17-06-2026, 19:28 WIB
Mayoritas Pelaku Pasar Proyeksikan BI Rate Naik ke 5,75 Persen
Rabu / 17-06-2026, 19:28 WIB
BXSea Oceanarium dan YO-GYO Aquarium Jepang Jalin Kerja Sama Konservasi Laut
Rabu / 17-06-2026, 19:28 WIB
Prospek Kinerja ANTM Kuartal III-2026 Diprediksi Solid, Emas dan Nikel Jadi Penopang
Rabu / 17-06-2026, 19:28 WIB
Cek Fakta: The Simpsons Tidak Prediksi Final Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 19:28 WIB
Yield SBN Tenor 10 Tahun Turun ke Level 6,9 Persen
Rabu / 17-06-2026, 19:25 WIB
Kinerja ANTM Kuartal III-2026 Diproyeksi Solid, Emas dan Nikel Jadi Pendorong
Rabu / 17-06-2026, 19:25 WIB
Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri: Rukun dan Sunnah
Rabu / 17-06-2026, 19:24 WIB
Kebakaran Hanguskan Tujuh Kios di Pasar Tulikup Gianyar
Rabu / 17-06-2026, 19:24 WIB
Kementan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun
Rabu / 17-06-2026, 19:24 WIB
IHSG dan Rupiah Melemah Jelang Agenda Krusial Pasar Keuangan
Rabu / 17-06-2026, 19:24 WIB
PT Diastika Biotekindo Tbk Siapkan Rp 15 Miliar untuk Buyback Saham
Rabu / 17-06-2026, 19:24 WIB
IHSG dan Rupiah Melemah Jelang Pengumuman Penting Pekan Ini
Rabu / 17-06-2026, 19:20 WIB
Manajemen Persebaya dan Polrestabes Surabaya Imbau Bonek Rayakan HUT dari Rumah
Rabu / 17-06-2026, 19:20 WIB






