Jerawat di punggung atau bacne sering mengganggu penampilan dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Menurut dokter kulit David Li, pendiri Boston Derm Advocate, kulit punggung atas memiliki banyak kelenjar minyak yang mudah tersumbat sel kulit mati.

>>> Real Madrid Perpanjang Kontrak Antonio Ruediger hingga 2027

Berikut adalah lima pemicu utama yang membuat jerawat punggung semakin subur.

Faktor Hormon

Fluktuasi hormon, terutama saat pubertas, kehamilan, dan menstruasi, dapat memicu kelenjar minyak memproduksi sebum berlebih. Kelebihan sebum ini kemudian menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Kurang Menjaga Kebersihan

Keringat yang menempel setelah beraktivitas atau berolahraga jika tidak segera dibersihkan akan menyumbat pori-pori. Kondisi ini menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Produk Perawatan yang Tidak Cocok

Penggunaan losion atau pelembap yang mengandung bahan komedogenik seperti minyak kelapa, lanolin, asam oleat, dan isopropyl myristate dapat memicu jerawat.

>>> PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026

Bahan-bahan ini menyumbat pori-pori dan memperparah kondisi kulit.

Stres dan Kecemasan

Stres memicu pelepasan hormon kortisol dan androgen yang merangsang kelenjar minyak memproduksi lebih banyak sebum. Akibatnya, risiko jerawat punggung meningkat.

Obat-obatan Tertentu

Beberapa obat seperti kontrasepsi, steroid, obat epilepsi, atau penstabil mood dapat memicu atau memperparah jerawat punggung. Jika mencurigai obat sebagai penyebab, konsultasikan dengan dokter.

Jika jerawat punggung sudah sangat mengganggu, disarankan berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan resep obat oles atau minum yang tepat.

>>> Bank Mandiri Buka Lowongan Banking Staff Kantor Pusat 2026, Ini Syaratnya

Anda juga bisa menggunakan produk bebas yang mengandung benzoil peroksida, gel retinoid, atau stiker jerawat dengan asam salisilat.