Gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, mencuri perhatian dalam laga debutnya di Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 18 tahun itu tampil tenang saat menghadapi Brasil di pertandingan perdana Grup C.

>>> Rekomendasi HP Mid-Range dengan Fitur Inovatif yang Rilis hingga April 2026

Laga yang berlangsung di MetLife Stadium pada Minggu, 14 Juni 2026, berakhir imbang 1-1. Bouaddi langsung dipercaya menjadi starter dan mengemban tugas sebagai jangkar lini tengah.

Ia sukses meredam agresivitas pemain bintang Brasil seperti Casemiro, Raphinha, dan Vinicius Junior. Catatan statistik menunjukkan Bouaddi menjadi pemain paling aktif menjelajah lapangan di kubu Maroko.

Pemain Lille itu menempuh jarak hampir 12 kilometer sepanjang pertandingan. Ia juga menjadi distributor bola utama dengan melepaskan 67 operan, terbanyak di antara rekan setimnya.

Akurasi umpan Bouaddi mencapai 91 persen secara keseluruhan, bahkan 100 persen di sepertiga akhir pertahanan lawan.

Ia juga mencatatkan enam kali pemulihan bola, lima intersep, dan memenangkan sembilan duel.

>>> Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah 90 Dolar AS per Barel

Kontribusi besarnya membantu Maroko mengamankan satu poin. Gol pembuka Ismael Saibari sempat membawa harapan sebelum disamakan oleh Vinicius Junior.

Pujian dari Legenda Premier League

Penampilan matang Bouaddi menuai pujian dari legenda Premier League, Alan Shearer. Pundit BBC itu menyebut Bouaddi sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan bersama Vinicius Junior.

Shearer memuji ketenangan Bouaddi dalam menguasai dan mengatur tempo permainan. "Itu soal cara dia tetap tenang dan menguasai bola, mencoba mendikte di tengah permainan," ujar Shearer.

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen besar perdana bagi Bouaddi bersama tim nasional senior Maroko.

>>> Cara Mudah Kurangi Kadar Gula dalam Nasi, Aman Buat Diabetes

Ia baru memutuskan memperkuat Maroko pada Mei lalu dan baru mencatatkan empat penampilan sebelum turnamen.