Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz pada Jumat, 19 Juni mendatang. Keputusan ini diambil setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata bersejarah antara AS dan Iran.

Jalur perdagangan internasional itu sempat lumpuh total sejak pecahnya perang pada 28 Februari lalu. Pengumuman disampaikan langsung oleh Trump melalui media sosial Truth Social.

>>> Ji Sung Bintangi Drakor Terbaru The Judge Returns, Tayang Januari 2026

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, juga telah mengonfirmasi penghentian konfrontasi bersenjata pada Minggu waktu setempat. Momentum ini bertepatan dengan hari ulang tahun ke-80 Presiden Trump.

Trump: Minyak Akan Kembali Mengalir

Dalam unggahannya, Trump menulis bahwa kesepakatan dengan Iran telah selesai. Ia memberikan izin penuh untuk pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya dan memerintahkan penghentian blokade Angkatan Laut AS.

"Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin kalian. Mari kita alirkan kembali minyaknya," tulis Trump.

>>> Suporter Jepang Bersihkan Stadion AT&T Usai Laga Piala Dunia 2026

Ia juga menyebut bahwa pembersihan ranjau akan dilakukan setelah penandatanganan kesepakatan pada Jumat.

Trump memproyeksikan kesepakatan ini akan menjadi fondasi stabilitas keamanan jangka panjang di Timur Tengah. Ia juga mengindikasikan adanya negosiasi lanjutan untuk pakta perdamaian yang lebih komprehensif.

>>> Ayyoub Bouaddi Tampil Memukau di Debut Piala Dunia, Redam Brasil

Dalam wawancara dengan The New York Times, Trump memberikan peringatan keras. Ia menyebut potensi pengaktifan kembali kekuatan militer unilateral jika kompensasi ekonomi kawasan tidak terpenuhi.