5 Kebiasaan Tidur untuk Menjaga Otak Tetap Tajam
Kualitas tidur yang baik tidak hanya membuat tubuh segar, tetapi juga berperan penting dalam menjaga daya ingat, kemampuan berpikir, dan kesehatan otak dalam jangka panjang.
Kurang tidur secara terus-menerus, terutama pada orang dewasa paruh baya yang tidur kurang dari enam jam setiap malam, diketahui meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif di kemudian hari.
>>> Kementan Peringatkan Risiko Penggunaan Paracetamol pada Tanaman Cabai
Berikut adalah lima kebiasaan tidur sederhana yang bisa dilakukan secara konsisten untuk menjaga otak tetap tajam.
Lima Kebiasaan Tidur untuk Otak Sehat
Pertama, miliki jadwal tidur yang konsisten.
Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari dapat meningkatkan kualitas tidur, durasi tidur, dan fungsi kognitif di siang hari.
Disarankan untuk memenuhi waktu tidur setidaknya tujuh jam setiap malam demi mendukung kesehatan otak yang optimal.
Kedua, prioritaskan paparan cahaya pagi.
Terpapar sinar matahari setidaknya 30 menit sebelum pukul 10 pagi membantu mengatur ritme sirkadian atau jam internal tubuh.
Hal ini membuat tubuh lebih mudah tertidur di malam hari, meningkatkan kualitas tidur, serta meningkatkan suasana hati dan kewaspadaan sepanjang hari.
Ketiga, batasi screen time sebelum tidur. Cahaya biru dari layar ponsel dapat merangsang otak dan menekan produksi melatonin yang menyulitkan tidur.
>>> IHSG Melemah ke 6.127 Usai MSCI Turunkan Peringkat Transparansi Pasar Modal Indonesia
Batasi penggunaan gawai setidaknya 30-60 menit sebelum tidur, atau tinggalkan ponsel di ruangan lain untuk mencegah risiko penurunan kognitif.
Keempat, lakukan olahraga setiap hari.
Aktivitas fisik harian dengan intensitas sedang selama 30 menit dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung kemampuan otak memperbaiki diri.
Namun, hindari berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur agar tidak meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh yang memicu sulit tidur.
Kelima, ciptakan lingkungan tidur yang ideal.
Menjaga kondisi kamar tetap gelap, tenang, dan sejuk sangat disarankan oleh para ahli untuk mencapai istirahat yang optimal.
Salah satu langkah praktisnya adalah dengan mengatur suhu kamar agar berada di antara 20 dan 25 derajat Celsius.
>>> Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan 100 Basis Poin dalam Sebulan
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini secara konsisten, kesehatan otak dapat terjaga hingga usia tua.
Update Terbaru
Polda Sulteng Kerahkan 190 Personel Bantu Penanganan Pascagempa
Jumat / 19-06-2026, 14:00 WIB
Federasi Sepak Bola Palestina Bantah Rencana Laga Persahabatan Melawan Israel
Jumat / 19-06-2026, 14:00 WIB
FIFA Terapkan Teknologi Ref Cam pada Seluruh Pertandingan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:56 WIB
Promo Deterjen dan Pewangi di Indomaret, Alfamart, Tip Top Awal Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:55 WIB
Hari Terakhir Promo Kamar Mewah Trans Luxury Hotel Surabaya Rp999.000
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Instagram Hadirkan Fitur Caption Berbeda untuk Setiap Slide Carousel
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Sigi Waspadai Kubangan Air Pascagempa di Hulu Sungai
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Dari Peyek Rumahan hingga Tepung Ayam Goreng, Usaha Jufriyah Kian Berkembang Bersama BRI
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Pentagon Butuh 80 Miliar Dolar AS untuk Biaya Lawan Iran
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Indonesia dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Ketahanan Energi
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Diskon 30% Kereta Ekonomi Mulai Besok, 755 Ribu Tiket Masih Tersedia
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Granit Xhaka Balas Kritikan dengan Selebrasi Emosional di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah Baru di Moto3 Junior World Championship
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
MUI Ingatkan Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB






