Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka, menjadi sorotan setelah melakukan selebrasi emosional usai mencetak gol penalti dalam kemenangan 4-1 atas Bosnia pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (19/6).

Selebrasi berupa gestur tangan berbicara dengan mulut itu ia tunjukkan sambil menantang ke arah penonton.

in1

>>> Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah Baru di Moto3 Junior World Championship

Aksi tersebut merupakan respons terhadap cemoohan yang menyebut dirinya sudah habis di usia 33 tahun.

Xhaka mengaku mendengar semua kritikan yang mendesaknya memberikan ruang bagi pemain muda. Namun, ia memilih membuktikan diri di lapangan.

"Orang-orang bebas ngomong, tapi tugas saya hanya membuktikan di lapangan," tegas Xhaka seperti dilansir dari BILD.

Gol penalti yang dicetak pada masa injury time itu menjadi penegas performa gemilangnya.

>>> MUI Ingatkan Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Muharram

Pemain yang memegang rekor penampilan terbanyak untuk Timnas Swiss dengan 148 pertandingan ini kembali menunjukkan kualitasnya.

Kemenangan telak atas Bosnia membuat Swiss menempel ketat Kanada di papan atas klasemen Grup B.

Kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin, menjaga peluang Swiss lolos ke babak 32 besar.

>>> CORE: Jaringan Irigasi Kunci Jaga Produksi Pangan Hadapi El Nino

Aksi pembuktian gelandang senior ini sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai pilar penting dalam skuad Swiss di kompetisi tersebut.