Bank Indonesia melaporkan pertumbuhan nilai transaksi QRIS pada Mei 2026 mencapai 95,1 persen secara tahunan (yoy).

Angka ini menunjukkan perlambatan jika dibandingkan dengan capaian tiga digit pada kuartal I 2026 yang sempat menyentuh 116 persen.

in1

>>> Hyundai E&C Hillstate Rekrut Megawati Hangestri Pertiwi untuk V-League 2026/2027

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Mei 2026 tetap tinggi, didukung sistem pembayaran yang andal.

Ekspansi sektor digital terjadi karena perluasan ekosistem pembayaran secara konsisten di masyarakat.

Volume Pembayaran Digital dan Infrastruktur

Secara keseluruhan, volume pembayaran digital tercatat mencapai 5,22 miliar transaksi atau naik 28,14 persen (yoy).

>>> Badan Geologi: Struktur Geologi Rumit Perparah Dampak Gempa Sulteng

Aplikasi mobile banking dan internet banking juga mencatat kenaikan volume masing-masing sebesar 26,16 persen (yoy) dan 15,51 persen (yoy).

Infrastruktur BI-FAST telah memproses 518 juta transaksi ritel dengan nilai nominal Rp1.265 triliun.

Sementara itu, sistem BI-RTGS untuk transaksi nilai besar mencatat perputaran dana Rp15.618 triliun dari 0,78 juta transaksi sepanjang bulan tersebut.

>>> KKP Tegaskan Sertifikasi Mutu Hasil Perikanan Gratis Tanpa Pungutan

Pengelolaan uang kartal yang diedarkan bank sentral juga tumbuh 15,80 persen (yoy) menjadi Rp1.324 triliun.