Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi denda berat kepada sejumlah klub besar akibat ulah suporter pada laga pamungkas Liga 1 musim ini.

Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya menjadi tim yang harus menanggung kerugian finansial terbesar.

in1

>>> Persija dan Persib Kena Denda Ratusan Juta Akibat Ulah Suporter

Pelanggaran didominasi oleh penyalaan flare, smoke bomb, hingga aksi suporter masuk ke area lapangan.

Denda Tertinggi untuk Persija Jakarta

Persija Jakarta menjadi klub yang menanggung kerugian tertinggi dengan total denda mencapai Rp310 juta.

Sanksi pertama sebesar Rp250 juta diberikan setelah suporter menyalakan flare, smoke bomb, petasan, dan kembang api dalam jumlah besar pada menit ke-70 saat melawan Semen Padang pada 23 Mei 2026.

Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut juga mendapatkan sanksi tambahan senilai Rp60 juta karena banyak suporter yang melakukan invasi dengan memasuki area lapangan pertandingan.

Hukuman denda Rp250 juta juga diberikan kepada Persib Bandung akibat aksi suporter di Tribun Utara, Selatan, dan Timur Stadion seusai laga kontra Persijap Jepara pada 23 Mei 2026.

>>> Aprilia Tak Ajukan Banding, Bezzecchi Dipastikan Absen di MotoGP Ceko

Nasib serupa dialami Persebaya Surabaya yang dijatuhi denda sebesar Rp250 juta oleh Komdis PSSI.

Suporter tim asal Surabaya ini menyalakan petasan sepanjang laga melawan Persik Kediri pada 23 Mei 2026, lalu melanjutkan dengan penyalakan flare massal setelah laga usai.

Selain tiga klub besar tersebut, Komdis PSSI memberikan sanksi denda sebesar Rp60 juta kepada Madura United dan Rp50 juta kepada Persik Kediri karena pelanggaran suporter.

PSIM Yogyakarta juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp25 juta setelah pendukung mereka hadir sebagai suporter tamu dalam laga melawan Arema FC pada 22 Mei 2026.

>>> Pratinjau Selandia Baru vs Mesir: Dua Tim Cari Kemenangan Perdana

Berdasarkan laporan hasil sidang komite, pelanggaran lain tercatat dalam pertandingan Madura United FC melawan PSM Makassar pada 23 Mei 2026, di mana suporter menyalakan smoke bomb dan flare di area Tribun Barat.