Memasuki usia 12 bulan atau 1 tahun, anak balita mengalami dua fase perkembangan yang sangat signifikan.

Fase tersebut meliputi jadwal pemeriksaan kesehatan gigi pertama dan kemampuan menggenggam yang semakin aktif.

in1

>>> Collazo KO Valdez di Ronde Kedua, Rekor Tak Terkalahkan Terjaga

American Academy of Pediatric Dentistry dan American Dental Association merekomendasikan orang tua untuk menjadwalkan pemeriksaan ke dokter gigi saat anak berusia 1 tahun.

Langkah ini penting karena sekitar 40 persen anak sudah mengalami kerusakan gigi saat mencapai usia 5 tahun.

Kasus kerusakan gigi susu belum menunjukkan penurunan selama 30 tahun terakhir, berbeda dengan gigi permanen yang cenderung membaik.

Pemeriksaan dini memungkinkan dokter gigi memantau kesehatan mulut bayi dan mendeteksi masalah tersembunyi yang mungkin terlewat saat pemeriksaan rutin di dokter anak.

Kunjungan ke dokter gigi juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua tentang cara merawat gigi yang baru tumbuh.

Orang tua dapat belajar mencegah karies hingga memastikan kebutuhan fluoride anak terpenuhi. Disarankan memanfaatkan layanan dokter gigi keluarga atau dokter gigi khusus anak yang menyediakan suasana ramah balita.

Perawatan di rumah tetap harus dilakukan secara rutin. Gunakan sikat gigi berbulu lembut berukuran kecil dengan pasta gigi berfluoride seukuran butir beras.

>>> Dieng Caldera Race 2026 Diikuti 2.000 Peserta, Perputaran Uang Capai Rp20 Miliar

Untuk membuat anak tenang, orang tua bisa memberikan distraksi, misalnya membiarkan anak memegang sikat giginya sendiri.

Perkembangan Genggaman Jari Halus

Fase usia 1 tahun juga menandai perkembangan motorik halus balita.

Anak mulai mampu mengambil benda berukuran kecil menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, yang dikenal dengan istilah pincer grasp atau genggaman jari halus.