Presenter dan aktris Sarah Sechan mengungkapkan bahwa rahangnya mengalami pergeseran akibat kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur.

Kondisi ini membuat gaya bicaranya berubah hingga banyak netizen mengira ia sedang mengunyah permen.

in1

>>> PMB Madrasah DKI Jakarta 2026 Buka Jalur Tahfidz Kuota 7 Persen

Perubahan cara bicara Sarah menarik perhatian publik saat ia memandu podcast atau diwawancarai. Hal ini diungkapkan dalam tayangan YouTube MIR Productions yang dikutip dari HaiBunda.

Sarah menyadari kondisi medis ini setelah berkonsultasi dengan dokter saraf dan menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan pada sistem saraf.

"Ini kan banyak yang nanya, kok Sarah kalau ngomong sekarang gini gini, kok Sarah suka (kayak) ngemut permen gitu," kata Sarah Sechan.

Artis berusia 52 tahun itu menambahkan bahwa pergeseran rahang sudah terjadi sejak satu atau dua tahun lalu.

"Enggak, jadi dari tahun lalu atau dua tahun lalu, rahang gue itu geser karena gue kalau tidur suka ngegerenyem (menggertakkan gigi)," sambungnya.

Hasil MRI menunjukkan struktur saraf Sarah dalam kondisi normal. Dengan demikian, pergeseran rahang murni disebabkan oleh kebiasaan buruk saat tidur.

"Gue sampai ke dokter saraf karena gue takut ada apa-apa. Tapi cek MRI, enggak ada apa-apa di saraf.

Ini bergeser karena kebiasaan," ungkap Sarah.

Dampak dari pergeseran tersebut membuat gigi bagian bawah bergeser ke belakang, sehingga mengganggu artikulasi bicaranya. "Jadi, gigi gue itu kegencet yang bagian bawah.

Jadi yang bawah tengah itu ada yang mundur ke belakang, sehingga membuat gue kagok kalau ngomong karena kena ujung lidah.

Sebenarnya simpel, gitu saja," ujar Sarah.