Gaya bicara Sarah Sechan belakangan menjadi perhatian warganet. Banyak yang mengira ia sedang mengunyah makanan atau mengemut permen saat berbicara.

Presenter berusia 52 tahun itu akhirnya buka suara. Ia menjelaskan bahwa perubahan tersebut disebabkan oleh kondisi medis pada rahangnya.

in1

>>> Wabah Kolera di Nigeria Tewaskan 90 Orang, Lebih dari 12.000 Terinfeksi

Sarah mengaku rahangnya bergeser akibat kebiasaan buruk saat tidur.

"Dari tahun lalu atau dua tahun lalu, rahang gue itu geser karena gue kalau tidur suka ngegerenyem (menggertakkan gigi)," katanya.

Ia sempat khawatir dan memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf. Hasil MRI menunjukkan tidak ada masalah pada saraf, melainkan murni akibat kebiasaan.

Pergeseran rahang memengaruhi posisi gigi Sarah. "Gigi gue itu kegencet yang bagian bawah.

>>> Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Kembali Melemah, Gramasi 1 Gram Turun ke Rp 2,673 Juta

Jadi yang bawah tengah itu ada yang mundur ke belakang, sehingga membuat gue kagok kalau ngomong karena kena ujung lidah," jelasnya.

Dokter menyarankan Sarah memakai kawat gigi khusus saat tidur, bernama spring aligner. Namun, ia enggan menggunakannya karena menimbulkan rasa sakit.

Sarah menegaskan bahwa perubahan cara bicaranya murni karena gangguan fisik. Ia membantah tuduhan sengaja makan permen saat berbicara.

Sebelumnya, Sarah juga memberikan klarifikasi serupa di media sosial awal tahun ini. Ia menjelaskan bahwa giginya bergeser dan mengganggu saat bicara, bahkan sering menyebabkan sariawan.

>>> Cara Melaporkan Gangguan Listrik PLN dan Mengajukan Klaim Kompensasi

Penjelasan Sarah mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang memberikan dukungan agar kondisinya segera membaik.