BPJPH Perkuat Ekosistem Halal Lewat Kerja Sama Kampus dan Industri
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mempercepat pengembangan ekosistem halal nasional dengan menggandeng perguruan tinggi dan industri.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyatakan bahwa penguatan ekosistem halal memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga pendukung, dan sektor pembiayaan.
>>> Posko SPMB Jaksel Tangani 1.294 Aduan Masyarakat
"Industri halal bukan sekadar bisnis besar, tetapi telah menjadi giant business. Kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia sangat signifikan," ujar Haikal di Jakarta, Jumat.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Pusat Investasi Pemerintah (PIP), dan PT Arga Bangun Bangsa.
Sinergi dengan Perguruan Tinggi
Melalui kerja sama dengan dua UIN, BPJPH akan memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung Jaminan Produk Halal, termasuk pengembangan SDM, riset, inovasi, edukasi, literasi halal, dan pengabdian masyarakat.
Sementara itu, kerja sama dengan PIP bertujuan memperluas akses sertifikasi halal bagi pelaku usaha penerima pembiayaan UMK.
>>> Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Ende, Pastikan Kesiapan Operasional
Program fasilitasi sertifikasi halal diharapkan meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, dan memperkuat keberlanjutan usaha UMK.
Kerja sama dengan PT Arga Bangun Bangsa difokuskan pada pengembangan manajemen talenta berbasis AI, peningkatan kompetensi SDM, optimalisasi sistem organisasi, pengembangan LMS, serta penguatan budaya kerja untuk mendukung reformasi birokrasi.
Haikal menekankan bahwa keberhasilan industri halal membutuhkan kolaborasi kuat dan berkelanjutan antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
>>> Jonathan David Saingi Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
"Melalui kolaborasi multipihak, BPJPH berharap penguatan ekosistem halal nasional dapat dipercepat, meningkatkan daya saing produk halal Indonesia, dan mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia," pungkasnya.
Update Terbaru
FIFA Terapkan Teknologi Ref Cam pada Seluruh Pertandingan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:56 WIB
Promo Deterjen dan Pewangi di Indomaret, Alfamart, Tip Top Awal Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:55 WIB
Hari Terakhir Promo Kamar Mewah Trans Luxury Hotel Surabaya Rp999.000
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Instagram Hadirkan Fitur Caption Berbeda untuk Setiap Slide Carousel
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Sigi Waspadai Kubangan Air Pascagempa di Hulu Sungai
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Dari Peyek Rumahan hingga Tepung Ayam Goreng, Usaha Jufriyah Kian Berkembang Bersama BRI
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Pentagon Butuh 80 Miliar Dolar AS untuk Biaya Lawan Iran
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Indonesia dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Ketahanan Energi
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Diskon 30% Kereta Ekonomi Mulai Besok, 755 Ribu Tiket Masih Tersedia
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Granit Xhaka Balas Kritikan dengan Selebrasi Emosional di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah Baru di Moto3 Junior World Championship
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
MUI Ingatkan Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
CORE: Jaringan Irigasi Kunci Jaga Produksi Pangan Hadapi El Nino
Jumat / 19-06-2026, 13:48 WIB
Pembicaraan AS-Iran di Swiss Dibatalkan, MoU Sudah Ditandatangani
Jumat / 19-06-2026, 13:48 WIB






