Kualitas tidur yang baik berperan penting dalam menjaga kesehatan otak jangka panjang. Kurang tidur secara rutin dapat meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif di usia tua.

Berikut lima kebiasaan tidur yang bisa diterapkan untuk mendukung memori dan kemampuan berpikir tetap tajam.

in1

>>> Kementan Ingatkan Risiko Penggunaan Paracetamol pada Tanaman Cabai

Kebiasaan Tidur untuk Otak Sehat

Pertama, miliki jadwal tidur yang konsisten.

Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari membantu meningkatkan kualitas tidur serta fungsi otak di siang hari.

Kedua, prioritaskan paparan cahaya pagi.

Sinar matahari minimal 30 menit sebelum pukul 10 pagi membantu mengatur ritme sirkadian, memudahkan tidur, dan meningkatkan energi.

Ketiga, batasi screen time sebelum tidur.

>>> Evaluasi MSCI Pekan Depan Tentukan Status Pasar Saham Indonesia

Cahaya biru dari layar ponsel menekan produksi melatonin dan merangsang otak, sehingga hindari gawai 30-60 menit sebelum tidur.

Keempat, lakukan olahraga setiap hari.

Aktivitas fisik seperti jalan kaki 30 menit meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung neuroplastisitas, namun hindari olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur.

Kelima, ciptakan lingkungan tidur yang ideal. Jaga kamar tetap gelap, tenang, dan sejuk dengan suhu antara 20-25 derajat Celsius untuk istirahat optimal.

>>> Burung Perkici Muka Biru yang Langka Ditemukan Kembali di Pulau Buru

Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini secara konsisten, kesehatan otak dapat terjaga hingga usia lanjut.