Shin Tae-yong menyadari bahwa melatih Persija Jakarta tidaklah mudah. Ekspektasi tinggi dari suporter menjadi tantangan tersendiri.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menilai tekanan adalah konsekuensi yang melekat dalam sepak bola profesional. Namun, tekanan bisa dikelola dengan persiapan yang matang.

in1

>>> Veda Ega Pratama Finis Kelima di Moto3 GP Ceko 2026

"Posisi ini bukanlah tempat yang tanpa tekanan, melainkan tempat yang menerima tekanan kuat.

Dengan memikirkan hal itu dan melakukan persiapan jauh-jauh hari, kami bisa menghindari banyak tekanan," kata Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu memiliki metode khusus dalam mempersiapkan tim. Fokus utama dilakukan hingga dua hari sebelum pertandingan.

Setelah itu, ia memilih mengurangi beban pikiran agar bisa menghadapi laga dengan lebih tenang. Menjaga kondisi mental dianggap sama pentingnya dengan aspek teknis dan taktik.

"Jadi, jika ada pertandingan, saya melakukan persiapan yang luar biasa sampai dua hari sebelum pertandingan.

Mulai satu hari sebelum pertandingan, saya mencoba melupakan beban itu dan bersiap agar bisa menghadapi pertandingan dengan nyaman.

>>> Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang

Itulah cara saya sendiri untuk melepas stres," ujarnya.

Shin Tae-yong juga menyoroti peran suporter yang memiliki ekspektasi tinggi. Menurutnya, pelatih harus siap menerima pujian saat menang maupun kritik saat kalah.

Ia menegaskan kritik dari suporter bukan sesuatu yang harus ditakuti. Sebaliknya, hal itu bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan tim.

"Pertama-tama kita tidak bisa selalu mendengar hal yang baik saja. Fans mungkin memuji saya, tapi kalau kami kalah, mereka bisa saja memaki.

Tapi saya punya mental untuk menerima hal itu dengan tenang," terangnya.

"Jika saya berpikir 'Ah, para fans bicara begitu karena ada masalah pada diri saya', maka daripada merasa stres, saya mengubah pikiran saya menjadi ajang evaluasi diri.

>>> John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ternyata itu lebih baik," tutur Shin Tae-yong.