Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkapkan kunci kemenangan telak 4-0 atas Tunisia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026.

Pertandingan berlangsung di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Minggu WIB.

in1

>>> BPS Sasar Influencer dan Pelaku Usaha Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

"Kami melakukan persiapan dengan baik sesuai dengan apa yang ingin kami lakukan dan bermain secara agresif," kata Moriyasu setelah pertandingan, dikutip dari laman resmi FIFA.

Empat gol Jepang dicetak oleh tiga pemain: Daichi Kamada (4'), Junya Ito (69'), dan Ayase Ueda (31', 84') yang mencetak dua gol.

Kemenangan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Jepang di Piala Dunia sejak debut pada 1998.

Sebelumnya, kemenangan terbesar Jepang hanya dengan selisih dua gol, yaitu saat mengalahkan Tunisia 2-0 di Piala Dunia 2002 dan Denmark 3-1 di Piala Dunia 2010.

Kemenangan ini juga menjadi yang ketujuh dalam sembilan laga terakhir tanpa kekalahan.

"Selama masa persiapan, staf pelatih menjelaskan dengan sangat jelas apa yang harus kami lakukan, sehingga para pemain mampu menampilkan kemampuan terbaik mereka di lapangan," ucap Moriyasu.

>>> Marco Bezzecchi Minta Maaf ke Marshal Usai Skors Balapan MotoGP Ceko 2026

Tiga poin ini membawa Samurai Biru ke posisi kedua Grup F dengan empat poin, hanya kalah produktivitas gol dari Belanda yang memuncaki klasemen.

Pada laga terakhir, Jepang akan menentukan nasibnya saat melawan Swedia di Stadion Dallas pada Jumat (26/6) pukul 06.00 WIB.

Dukungan suporter Jepang yang hadir di Monterrey menjadi motivasi tambahan bagi tim.

"Banyak pendukung Jepang datang ke Monterrey, menyanyikan lagu kebangsaan bersama kami, dan memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan.

Dukungan mereka menjadi dorongan yang sangat besar bagi kami," kata pelatih berusia 57 tahun itu.

>>> Fitur Anti Theft ALVA CERVO Q Bantu Pemilik Lacak Motor Hilang

Di Piala Dunia kedelapannya, Jepang berambisi melaju lebih jauh setelah langkah terbaik mereka hanya sampai babak 16 besar pada empat edisi berbeda (2002, 2010, 2018, 2022).