5 Makanan Alami untuk Turunkan Asam Urat, Mudah Didapat
Lonjakan kadar asam urat dapat menyebabkan nyeri sendi hebat dan berisiko merusak ginjal dalam jangka panjang.
Selain pengobatan medis, pengaturan pola makan sangat penting untuk mengendalikan kondisi ini.
>>> AS dan Iran Sepakati Memorandum Perdamaian, Pembicaraan di Swiss Tertunda
Beberapa jenis buah memiliki kemampuan alami membantu tubuh mengeliminasi kelebihan asam urat, meredakan peradangan, dan mendukung detoksifikasi.
Buah-buahan Penurun Asam Urat
Buah citrus seperti lemon dan jeruk kaya vitamin C yang meningkatkan fungsi ginjal dan ekskresi asam urat melalui urine.
Jus lemon membantu membuat tubuh lebih alkali dan mengurangi keasaman. Studi dalam Science Direct menunjukkan jus lemon menurunkan kadar asam urat serum secara signifikan.
Buah beri seperti stroberi dan blueberry mengandung antioksidan, vitamin C, dan polifenol yang melawan peradangan dan mengurangi risiko asam urat.
Kandungan airnya yang tinggi membantu pembuangan racun melalui ginjal. Penelitian NIH mengaitkan asupan polifenol tinggi dengan kadar asam urat serum lebih rendah.
>>> Pemkot Surabaya Dorong Industri Kreatif Lewat Surabaya Fashion Festival 2026
Ceri kaya antosianin, antioksidan yang melawan peradangan dan menurunkan asam urat. Penelitian NIH menunjukkan penurunan konsentrasi asam urat serum yang signifikan setelah konsumsi ceri.
Pisang kaya kalium yang membantu ginjal berfungsi lebih efisien dan mengeluarkan asam urat. Pisang juga rendah purin, sehingga aman bagi penderita asam urat.
Studi di PubMed Central menyebut pisang dan buah lain dapat menurunkan risiko peningkatan kadar asam urat.
Nanas mengandung bromelain, enzim anti-inflamasi alami yang meredakan nyeri sendi akibat asam urat. Nanas juga menghidrasi dan mendukung kesehatan ginjal.
Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi jus nanas selama 5-7 hari menurunkan rasa sakit akibat asam urat secara signifikan.
>>> Pramono: Pilah Sampah Kurangi Volume Sampah ke Bantar Gebang
Meskipun makanan ini membantu, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan sebelum mengubah pola makan.
Update Terbaru
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus: Ancaman bagi Logika Bahasa Baku
Minggu / 21-06-2026, 18:49 WIB
IHSG Diprediksi Hijau, 3 Saham Pilihan untuk Dipantau Pekan Ini
Minggu / 21-06-2026, 18:49 WIB
Uni Eropa Siapkan Tarif Baru untuk Mobil Hybrid China
Minggu / 21-06-2026, 18:49 WIB
Pemerintah Siapkan Skenario Uji Coba Tol Tanpa Berhenti MLFF
Minggu / 21-06-2026, 18:47 WIB
Sekata Kopi Terapkan Konsep Rumah Kedua untuk Hadapi Persaingan Ketat
Minggu / 21-06-2026, 18:46 WIB
Jepang Hancurkan Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 18:46 WIB
InJourney Airports Revitalisasi Bandara Minangkabau Rp553 Miliar
Minggu / 21-06-2026, 18:45 WIB
Veda Ega Pratama Tembus Lima Besar Moto3 Ceko 2026 Usai Start ke-20
Minggu / 21-06-2026, 18:44 WIB
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
Minggu / 21-06-2026, 18:44 WIB
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Borong Dua Medali di Australia
Minggu / 21-06-2026, 18:44 WIB
Sega Rilis Shinobi: Art of Vengeance untuk Nintendo Switch 2 pada September 2026
Minggu / 21-06-2026, 18:44 WIB
Dokter Gunakan Dua Metode Pemeriksaan Janin Lewat Prosedur CVS
Minggu / 21-06-2026, 18:44 WIB
Suku Bunga Tinggi The Fed Tekan Harga Emas Global
Minggu / 21-06-2026, 18:44 WIB
77 Kode Redeem FF Max 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
Minggu / 21-06-2026, 18:41 WIB






