Konsumsi Obat Pereda Nyeri Berlebihan Bisa Picu Sakit Kepala Kronis
Banyak orang menganggap sakit kepala sebagai keluhan ringan yang bisa diatasi dengan cepat menggunakan obat pereda nyeri.
Namun, kebiasaan mengonsumsi obat tersebut secara berlebihan justru dapat menyebabkan sakit kepala yang terus berulang.
>>> Said Iqbal: 2.500 Buruh PT Pakerin Terancam PHK Akibat Dana Tersangkut di Bank Likuidasi
Dokter spesialis saraf subspesialis neurokritikal dan intensif dari RSUI, dr. Ramdinal Aviesena Zairinal, Sp. N(K), menjelaskan bahwa penggunaan obat memiliki dua sisi.
Jika sesuai anjuran, obat dapat meredakan gejala, tetapi jika dikonsumsi tanpa petunjuk dokter, bisa menyebabkan medication-overuse headache (MOH) atau sakit kepala akibat dosis berlebihan.
"Konsumsi obat nyerinya tidak sesuai anjuran dokter atau dikonsumsi jangka panjang, misalnya parasetamol, ibuprofen yang bisa dibeli bebas.
Itu bisa menyebabkan kebalikannya, nyeri kepala karena overuse obat antinyeri," kata Sena, melansir Antara, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, kebiasaan self-diagnose atau diagnosis mandiri tanpa konsultasi dokter menjadi salah satu penyebab utama. Self-diagnose sering terjadi setelah seseorang melihat informasi di media sosial.
>>> 16 Mobil Sedan Bekas 40 Jutaan Terbaik yang Layak Dibeli
Selain itu, membeli obat secara mandiri setelah resep pertama habis tanpa berkonsultasi lagi dengan dokter juga berbahaya.
Praktik ini bisa mengubah dosis, misalnya dari dua kali sehari menjadi empat kali sehari.
"Padahal pada satu titik bisa berbalik, justru konsumsi obat itulah yang menyebabkan sakit kepala tidak hilang-hilang," ujarnya.
Sena juga menegaskan bahwa anggapan setiap sakit kepala bisa diatasi dengan obat bebas tanpa pemeriksaan dokter adalah mitos.
>>> Jepang Hancurkan Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026
Penyebab sakit kepala tidak hanya migrain, tetapi bisa juga kondisi serius seperti perdarahan otak yang memerlukan penanganan medis.
Update Terbaru
Wamenpar Imbau Pelaku Wisata Dieng Tingkatkan Kesiapan Jelang Liburan
Minggu / 21-06-2026, 14:26 WIB
See You at Work Tomorrow! Sinopsis, Pemain, dan Jadwal Tayang Prime Video pada 22 Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 14:25 WIB
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Predator Anak di Cakung Ditangkap, Nekat Jebol Atap Rumah Saat Kabur
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Piala Dunia 2026: Comeback Turki Berujung Noda di Sejarah Keikutsertaan Terakhir
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Eksekusi Lahan Hotel Sultan: Sengketa Puluhan Tahun Berujung Kembalinya Aset Negara
Minggu / 21-06-2026, 14:21 WIB
Memahami Arti Projection dalam Parfum dan Rekomendasi Produk Lokal
Minggu / 21-06-2026, 14:21 WIB
Anggia Novita Rilis Lagu Tema Film Juminten Edan
Minggu / 21-06-2026, 14:21 WIB
BRIN dan UBH Padang Riset Situs Arkeologi di Pesisir Sumbar
Minggu / 21-06-2026, 14:20 WIB
China Perketat Pengawasan Ekspor Indium, Picu Kekhawatiran Global
Minggu / 21-06-2026, 14:20 WIB
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura Juni 2026, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Minggu / 21-06-2026, 14:20 WIB
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
Minggu / 21-06-2026, 14:16 WIB
TOP 50 Program TV dengan Rating Terbaik Hari ini 22 Juni 2026 ada Jejak Duka Diandra Mulai Merangkak Naik
Minggu / 21-06-2026, 14:12 WIB






