Ikan lele dan ikan kembung merupakan dua jenis ikan yang sering dijadikan lauk oleh masyarakat Indonesia. Harganya terjangkau dan mudah ditemukan di pasar maupun warung makan.

Meski sama-sama populer, kandungan nutrisi kedua ikan ini tidak sama. Perbedaan tersebut memengaruhi manfaat kesehatan yang ditawarkan.

in1

>>> Persib Bandung Cari Bek Baru Setelah Federico Barba Hengkang

Ikan kembung kaya akan asam lemak omega-3, vitamin D, dan vitamin B12. Kandungan merkuri pada ikan ini juga tergolong rendah.

Omega-3 pada ikan kembung berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mendukung perkembangan otak. Ikan ini pun sering direkomendasikan untuk anak-anak dan ibu hamil.

Di sisi lain, ikan lele merupakan sumber protein yang baik. Namun, kandungan omega-3 pada lele lebih rendah dibandingkan kembung.

Kandungan lemak pada lele juga relatif lebih tinggi dengan komposisi yang kurang ideal jika dikonsumsi terlalu sering.

Faktor Habitat dan Keamanan

Perbedaan gizi antara lele dan kembung berkaitan dengan habitat dan pola hidupnya. Lele adalah ikan air tawar yang hidup di dasar perairan.

>>> Mobil NEV China Tawarkan Efisiensi Biaya Operasional di Tengah Kenaikan BBM

Dalam budidaya yang kurang baik, lele berpotensi terpapar polutan dari air atau pakan. Keamanan lele sangat bergantung pada kualitas lingkungan budidayanya.

Lele dari kolam dengan pengelolaan baik umumnya aman dikonsumsi. Namun, lele dari lingkungan tercemar berisiko mengandung zat berbahaya.

Sementara itu, ikan kembung adalah ikan laut kecil yang berada di rantai makanan bawah dan berusia pendek. Karakteristik ini membuat kadar merkurinya rendah dan stabil.

Perlu diketahui, merkuri tidak dapat dihilangkan melalui proses memasak. Baik digoreng, direbus, atau dibakar, kadar merkuri tetap ada.

Singkatnya, ikan lele tetap menjadi pilihan lauk yang baik karena ekonomis dan kaya protein.

>>> Klaim Kode Redeem Honkai Star Rail Mei 2026 untuk Dapatkan Stellar Jade Gratis

Namun, dari segi omega-3, vitamin, dan risiko polutan, ikan kembung lebih unggul untuk konsumsi jangka panjang.