Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik Kongo meningkat menjadi 956, termasuk 247 kematian.

Data ini berdasarkan laporan situasi terbaru yang dirilis otoritas kesehatan setempat pada Sabtu (20/6).

in1

>>> Hyundai Andalkan Monocoque Chassis untuk Dongkrak Stabilitas Santa Fe

Pada Jumat (19/6), tercatat 23 kasus baru dan dua kematian di provinsi Ituri dan Kivu Utara.

Ituri masih menjadi pusat wabah dengan 874 kasus dan 201 kematian, atau lebih dari 91 persen dari total kasus nasional.

Sebanyak 92 pasien telah dinyatakan sembuh, sementara 361 pasien masih menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit. Laporan juga menyebutkan 162 kasus suspek teridentifikasi pada hari yang sama.

Tingkat pelacakan kontak saat ini berada di angka 69,3 persen, masih di bawah target 95 persen yang ditetapkan otoritas kesehatan.

>>> Hoshi SEVENTEEN Rilis Lagu SNAPBACK sebagai Hadiah Ulang Tahun untuk Penggemar

Menteri Kesehatan RD Kongo Roger Kamba mengatakan wabah masih dalam fase peningkatan.

Kamba memperkirakan lebih banyak kasus akan muncul seiring tim respons darurat memperluas pencarian kasus aktif.

Pihak berwenang baru dapat menyatakan wabah mencapai puncak setelah angka mingguan stabil atau mulai turun.

>>> Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Paparkan Ketangguhan Ekonomi Indonesia di China

Wabah yang disebabkan virus Ebola Bundibugyo ini diumumkan pada 15 Mei. Upaya deteksi kasus, isolasi, perawatan, dan keterlibatan masyarakat terus diperkuat.