Dalam dunia wewangian, istilah projection sering muncul bersama sillage dan longevity. Meski terdengar mirip, ketiganya memiliki arti yang berbeda.

Projection mengacu pada seberapa jauh aroma parfum dapat tercium oleh orang di sekitar. Semakin kuat projection, semakin mudah wanginya tercium meski dari jarak tertentu.

in1

>>> Predator Anak di Cakung Ditangkap, Nekat Jebol Atap Rumah Saat Kabur

Menurut FragranceX dan Scent Grail, projection adalah kemampuan parfum memancarkan aroma dari kulit pemakainya ke udara. Parfum dengan projection kuat menciptakan 'gelembung aroma' di sekitar pemakai.

Perbedaan Projection, Sillage, dan Longevity

Projection berbeda dengan sillage. Sillage merujuk pada jejak aroma yang tertinggal saat seseorang berjalan atau meninggalkan ruangan.

Longevity berkaitan dengan lamanya parfum bertahan di kulit. Sementara projection fokus pada penyebaran aroma ke lingkungan sekitar.

Faktor yang Memengaruhi Projection

Konsentrasi minyak parfum menjadi faktor utama.

Eau de Parfum (EDP) dan Extrait de Parfum umumnya memiliki projection lebih baik daripada Eau de Toilette (EDT).

>>> Piala Dunia 2026: Comeback Turki Berujung Noda di Sejarah Keikutsertaan Terakhir

Komposisi aroma juga berpengaruh.

Bahan seperti oud, amber, vanilla, musk, rempah-rempah, dan bunga putih cenderung menghasilkan projection lebih kuat dibandingkan aroma citrus atau aquatic.

Suhu tubuh yang hangat membantu molekul parfum menguap lebih cepat, sehingga aroma menyebar lebih luas.

3 Merek Lokal dengan Projection Kuat

Beberapa merek parfum lokal dikenal memiliki projection yang menonjol. Eser Berilium, Alchemist Onirique, dan HMNS Farhampton menjadi pilihan dengan penyebaran aroma yang cukup kuat.

>>> Eksekusi Lahan Hotel Sultan: Sengketa Puluhan Tahun Berujung Kembalinya Aset Negara

Ketiga merek ini mampu menghasilkan aroma yang tercium hingga jarak sekitar dua meter, menjadikannya favorit bagi pengguna yang ingin wanginya lebih terasa.