BRI Finance Pertahankan Biaya Pencadangan, Tak Ikuti Tren Industri
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) memutuskan untuk tidak menaikkan biaya pencadangan per Mei 2026. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya rasio pembiayaan bermasalah di industri multifinance.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyatakan bahwa beban pencadangan perusahaan justru mengalami penurunan sebesar 4,01 persen secara tahunan (year on year/yoy).
>>> Pemkab Bandung Siapkan Raperda untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Penurunan ini dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan risiko dan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga.
"Kondisi saat ini tidak mendorong peningkatan pencadangan.
Per Mei 2026, BRI Finance mencatatkan perbaikan kualitas portofolio yang tercermin dari penurunan beban pencadangan sebesar 4,01% secara tahunan," ujar Aditia.
Manajemen perusahaan belum melihat adanya potensi kenaikan biaya pencadangan yang signifikan dalam waktu dekat. Hal ini berbeda dengan kondisi industri pembiayaan yang masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi nasional.
>>> Pecco Menang Sprint Race MotoGP Ceko tapi Masih Belum Nyaman dengan Motor
Laba Bersih Melonjak 87,57 Persen
Di sisi lain, BRI Finance mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 87,57 persen per Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan ini didorong oleh pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional, dan perbaikan kualitas aset.
Kondisi internal perusahaan ini berbanding terbalik dengan situasi industri secara keseluruhan.
>>> Komdis PSSI Denda Persija, Persib, dan Persebaya Ratusan Juta
Berdasarkan data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) gross industri multifinance naik menjadi 2,89 persen per April 2026, dari 2,43 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Update Terbaru
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal dengan Bantalan Empuk untuk Pelari Big Size
Minggu / 21-06-2026, 16:41 WIB
Bioskop Trans TV Malam Ini Tayangkan Space Jam: A New Legacy
Minggu / 21-06-2026, 16:41 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Paparkan Ketahanan Ekonomi Indonesia di China
Minggu / 21-06-2026, 16:41 WIB
DKI Jakarta Catat 100 Ribu Pendaftar Program Padat Karya
Minggu / 21-06-2026, 16:40 WIB
Dishub Jatim Siapkan Sistem Transportasi Cerdas untuk TransJatim
Minggu / 21-06-2026, 16:40 WIB
Prancis Runtuhkan Dongeng Kroasia di Final Piala Dunia 2018
Minggu / 21-06-2026, 16:40 WIB
Devin/Faathir Runner-up Macau Open 2026 Usai Kalah dari Pasangan Korea
Minggu / 21-06-2026, 16:36 WIB
Festival Depok Heritage 2026 Digelar Akhir Pekan Ini
Minggu / 21-06-2026, 16:36 WIB
Jokowi Rayakan Ultah ke-65, Ribuan Warga Padati Kediaman di Sumber Solo
Minggu / 21-06-2026, 16:32 WIB
Menko Zulhas Targetkan 80 Persen Masalah Sampah Nasional Tuntas 2029
Minggu / 21-06-2026, 16:32 WIB
Menteri PU Tinjau Infrastruktur Pascagempa di Sulawesi Tengah
Minggu / 21-06-2026, 16:32 WIB
Real Madrid Bantah Rumor Transfer Michael Olise dari Bayern Munchen
Minggu / 21-06-2026, 16:32 WIB
Dua Fase Penting Perkembangan Anak Usia 1 Tahun yang Perlu Diketahui Orang Tua
Minggu / 21-06-2026, 16:32 WIB
Collazo KO Valdez di Ronde Kedua, Rekor Tak Terkalahkan Terjaga
Minggu / 21-06-2026, 16:31 WIB






