PT Bank Syariah Nasional (BSN) mencatat laba bersih sebesar Rp473,75 miliar hingga Mei 2026. Angka ini melonjak 40,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba didorong oleh pendapatan pengelolaan dana bersih yang mencapai Rp1,13 triliun. Pendapatan tersebut naik 25,77 persen secara tahunan.

in1

>>> Elon Musk: Massa dan Energi Akan Gantikan Uang Konvensional

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, mengatakan pencapaian ini menunjukkan semakin kuatnya bisnis BSN di tengah tantangan ekonomi global.

"Bank BSN berkomitmen memperkuat transformasi bisnis, memperluas layanan digital, dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).

>>> Beredar Lowongan Peserta Aksi Bayaran Rp40 Ribu, Diminta Berpenampilan Mahasiswa

Ekspansi Pembiayaan dan DPK

Penyaluran pembiayaan BSN mencapai Rp58,38 triliun atau naik 22,68 persen yoy. Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 14,68 persen menjadi Rp60,62 triliun.

>>> Prabowo Setujui Anggaran Jangka Panjang untuk Cetak Atlet Kelas Dunia

Laba sebelum pencadangan (PPOP) BSN juga melonjak 30,16 persen yoy menjadi Rp706,25 miliar. Hal ini menunjukkan profitabilitas operasional tetap terjaga hingga Mei 2026.