Konfederasi Nasional Persatuan Berkuda Seluruh Indonesia (KN Pordasi) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 di Jakarta.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola organisasi dan pembinaan prestasi menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT-NTB 2028.

in1

>>> Ai Ogura Tercepat di Practice MotoGP Ceko 2026

Ketua Presidium KN Pordasi Triwatty Marciano menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum evaluasi.

"Menyikapi kondisi organisasi saat ini, serta menyusun program-program strategis untuk pembinaan prestasi ke depan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat.

Triwatty menjelaskan bahwa seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) akan mengikuti PON 2028. Oleh karena itu, mereka wajib berkoordinasi dan memenuhi mekanisme pembinaan serta kualifikasi yang ditetapkan.

Ia berharap seluruh federasi nasional aktif memberikan masukan. Hal ini agar setiap keputusan dapat menjawab kebutuhan organisasi dan pembinaan prestasi demi kemajuan olahraga berkuda Indonesia.

>>> Yusuf ke semifinal Macau Open setelah tumbangkan unggulan pertama

Secara organisasi, KN Pordasi hadir sebagai wadah pemersatu empat cabang olahraga berkuda di bawah naungan KONI. Triwatty mengapresiasi dukungan KONI kepada keempat federasi nasional sebagai anggotanya yang sah.

Koordinator Staf Ahli KN Pordasi Thony Saut Situmorang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk optimistis dan fokus membangun prestasi.

"Karena itu diperlukan keputusan yang baik, strategi yang tepat, serta fokus dalam menjalankan program pembinaan yang telah dirancang," katanya.

>>> Ibu Rumah Tangga di Angke Jakbar Tewas Diduga Dibunuh Suami

Rakernas kedua ini diikuti empat federasi nasional anggota KN Pordasi. Mereka adalah FN Pordasi Pacu, FN Pordasi Equestrian, FN Pordasi Berkuda Memanah, dan FN Pordasi Polo.