Sekelompok senator Amerika Serikat secara bipartisan mengajukan rancangan undang-undang yang memungkinkan Ukraina menggunakan aset negara Rusia yang dibekukan untuk membeli peralatan militer.

Pernyataan resmi dari kantor Senator Tim Kaine menyebutkan bahwa RUU tersebut diberi nama Penyitaan Aset untuk Peralatan dan Kesiapan Perang (SABER) Act.

in1

>>> Mengawal Program Prioritas dengan Akal Sehat

Aturan ini dirancang untuk memperluas cakupan undang-undang REPO yang sudah ada serta memperluas izin penggunaan dana tersebut guna mengisi kembali persediaan senjata Ukraina.

Sebelumnya pada November 2025, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah menghentikan pengiriman bantuan militer secara langsung ke Ukraina.

>>> I.League Siapkan Penyesuaian Jadwal Persib dan Borneo Musim Depan

AS beralih menjual senjata kepada NATO, yang kemudian mentransfernya ke Kiev.

Rusia berpendapat bahwa pasokan senjata ke Ukraina menghambat penyelesaian konflik dan secara langsung melibatkan negara-negara NATO dalam konflik tersebut.

>>> Hotel Borobudur Jakarta Gelar "Discover Betawi Culture" Sambut HUT Jakarta

Kementerian Luar Negeri Rusia telah berulang kali menyebut pembekuan aset Rusia di negara-negara Barat sebagai tindakan pencurian.