Rusia Klaim Temukan Bukti Baru Pengembangan Senjata Biologis Ukraina
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah memperoleh data baru terkait penelitian senjata biologis di laboratorium Ukraina. Data tersebut diperoleh selama operasi militer khusus yang sedang berlangsung.
Kepala Pasukan Perlindungan Nuklir, Kimia, dan Biologi Angkatan Bersenjata Rusia, Mayor Jenderal Aleksei Rtishchev, menyampaikan hal itu pada Jumat.
>>> Dokter: Bayi Prematur Lebih Berisiko Alami Gangguan Ginjal
Ia mengatakan dokumen yang diterima mengonfirmasi bahwa fokus penelitian tidak sesuai dengan masalah kesehatan yang dihadapi Ukraina saat ini.
Menurut Rtishchev, prioritas penelitian justru diarahkan pada studi sifat merusak agen potensial senjata biologis. Selain itu, penelitian juga menyasar agen infeksius yang dapat melemahkan perekonomian negara.
Temuan di Laboratorium Ukraina
Rtishchev mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan Ukraina mencatat penyimpanan patogen kolera, tularemia, dan brucellosis dalam jumlah berlebih di Institut Mikrobiologi dan Imunologi Mechnikov.
Institut tersebut saat ini sedang direkonstruksi oleh Amerika Serikat.
>>> Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru, Target Juara Musim 2026/2027
Ia menambahkan bahwa nomenklatur patogen yang diteliti tidak sesuai dengan masalah kesehatan Ukraina, seperti peningkatan kasus rubella, difteri, dan tuberkulosis.
Hal ini menunjukkan adanya upaya pengembangan komponen senjata biologis.
Selain itu, Institut Kedokteran Hewan Eksperimental dan Klinis (IECVM) di Kharkiv disebut melakukan penelitian terhadap penyakit serius yang berpotensi merusak sektor pertanian.
>>> Kepala BNPB Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sulteng, Bantuan Disalurkan
Klaim ini belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak Ukraina.
Update Terbaru
Tokocrypto Dukung Satgas PASTI Tindak KOL Kripto Ilegal
Jumat / 19-06-2026, 19:24 WIB
Timnas Austria Siapkan Taktik Khusus Redam Serangan Argentina
Jumat / 19-06-2026, 19:24 WIB
Selfie Moriyasu dan Harry Kane Sebelum Piala Dunia 2026 Viral, Publik Terbelah
Jumat / 19-06-2026, 19:24 WIB
Kementerian PKP Renovasi 11 Rumah Tak Layak Huni di Matraman
Jumat / 19-06-2026, 19:20 WIB
Meksiko Taklukkan Korea Selatan Melalui Gol Tunggal Luis Romo
Jumat / 19-06-2026, 19:20 WIB
Veda Ega Pratama Finis ke-15 di Practice Moto3 Ceko 2026
Jumat / 19-06-2026, 19:20 WIB
Trailer Baru Ranma 1/2 Season 3 Dirilis, Tayang Oktober 2026
Jumat / 19-06-2026, 19:16 WIB
DPR Terima Audiensi Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan Parlemen
Jumat / 19-06-2026, 19:16 WIB
Pentagon Minta Tambahan Rp1,42 Kuadriliun untuk Biaya Operasi Iran
Jumat / 19-06-2026, 19:16 WIB
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2
Jumat / 19-06-2026, 19:16 WIB
Ekonom: Prospek Bunga Kredit Bank Akan Mendatar dan Naik Selektif
Jumat / 19-06-2026, 19:15 WIB
Trailer Spesial Dorohedoro Season 3 Dirilis MAPPA
Jumat / 19-06-2026, 19:12 WIB
354 Jamaah Haji Kloter 11 Asal HSU Tiba di Tanah Air
Jumat / 19-06-2026, 19:12 WIB
China Tegaskan Taiwan Bagian dari Wilayahnya, Bantah Klaim Lai Ching-te
Jumat / 19-06-2026, 19:12 WIB






