Ekonom: Prospek Bunga Kredit Bank Akan Mendatar dan Naik Selektif
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memproyeksikan prospek bunga kredit perbankan ke depan akan cenderung mendatar dan kemudian naik secara selektif.
Hal ini menyusul kenaikan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 100 basis poin pada Mei-Juni 2026.
>>> 354 Jamaah Haji Kloter 11 Asal HSU Tiba di Tanah Air
Menurut Josua, bank kemungkinan tidak menaikkan bunga secara merata. Kenaikan akan difokuskan pada debitur berisiko lebih tinggi, sektor dengan arus kas melemah, atau kredit berjangka panjang.
Sektor prioritas yang mendapat insentif likuiditas dari Bank Indonesia (BI) diperkirakan mengalami kenaikan bunga yang lebih terkendali.
Namun, tekanan bunga perlu diwaspadai pada UMKM, konsumsi, properti, otomotif, dan modal kerja karena kenaikan biaya dana berpotensi bertemu dengan peningkatan risiko kredit.
Josua menambahkan bahwa bunga kredit tidak akan naik setinggi kenaikan BI-Rate secara penuh.
Setidaknya ada tiga faktor penahan: likuiditas perbankan yang masih baik, persaingan antarbank, dan kebijakan makroprudensial BI yang longgar.
Penurunan bunga kredit yang berlangsung sepanjang 2025 hingga awal 2026 hampir pasti tertahan, bahkan kredit baru mulai berbalik naik.
Rata-rata suku bunga kredit rupiah pada Mei 2026 tercatat 8,72 persen, sedikit turun dari 8,73 persen pada April 2026.
>>> China Tegaskan Taiwan Bagian dari Wilayahnya, Bantah Klaim Lai Ching-te
Sementara itu, suku bunga kredit baru melonjak dari 8,95 persen pada April 2026 menjadi 9,31 persen pada Mei 2026.
Josua menjelaskan bahwa bunga kredit lama belum sepenuhnya menyesuaikan karena ada jeda waktu, sedangkan kredit baru sudah lebih cepat mencerminkan kenaikan biaya dana dan risiko.
Koefisien elastisitas suku bunga kredit baru naik menjadi 0,50 pada Mei 2026 dari 0,43 pada April 2026, jauh di atas 0,13 pada periode sama tahun sebelumnya.
Update Terbaru
Pemprov Banten Percepat Pembangunan PLTS di Pulau Tunda untuk Listrik 24 Jam
Jumat / 19-06-2026, 20:33 WIB
BSKDN Gelar Forum Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah untuk Kawal Program Presiden
Jumat / 19-06-2026, 20:33 WIB
BSI Berdayakan Mustahik Lewat Program Waste Management, Sampah Jadi Tabungan Emas
Jumat / 19-06-2026, 20:33 WIB
Dasco Telepon Bahlil dan Kepala BGN Saat Audiensi Mahasiswa di DPR
Jumat / 19-06-2026, 20:32 WIB
Fabio Quartararo Buka Suara Usai Absen Tes Motor Baru Yamaha 850 cc
Jumat / 19-06-2026, 20:32 WIB
PT Bumi Siak Pusako Tunjuk Robi Junipa sebagai Direktur Baru
Jumat / 19-06-2026, 20:32 WIB
70% Gen Z Andalkan Orang Tua Saat Cari Kerja, Ada yang Ditemani Wawancara
Jumat / 19-06-2026, 20:28 WIB
Gapembi Kritik Kurangnya Komunikasi dalam Surat Edaran Makan Bergizi Gratis
Jumat / 19-06-2026, 20:28 WIB
POCO M7 Pro 5G Ungguli Galaxy A17 5G untuk Pengguna yang Mengejar Performa Harian
Jumat / 19-06-2026, 20:25 WIB
Bulog Timika Alokasikan 919 Ton Bantuan Pangan untuk Kabupaten Puncak
Jumat / 19-06-2026, 20:25 WIB
Carlo Ancelotti Akui Brasil Gugup Saat Ditahan Imbang Maroko
Jumat / 19-06-2026, 20:25 WIB
John Herdman Fokus Siapkan Timnas Hadapi Piala AFF dan FIFA ASEAN
Jumat / 19-06-2026, 20:24 WIB
Pemerintah Diminta Gunakan Pendekatan Komunitas untuk Sosialisasi KBLI 2025
Jumat / 19-06-2026, 20:24 WIB
Bank Syariah Nasional Catat Laba Bersih Rp473,75 Miliar hingga Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:24 WIB






