Tim nasional Brasil hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada pertandingan pertama Grup C Piala Dunia 2026.

Laga tersebut berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.

in1

>>> John Herdman Fokus Siapkan Timnas Hadapi Piala AFF dan FIFA ASEAN

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengakui bahwa performa anak asuhnya terganggu oleh rasa gugup. Gawang Brasil kebobolan lebih dulu melalui aksi Ismael Saibari pada menit ke-21.

Vinicius Junior mencetak gol balasan sembilan menit berselang. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Tekanan Mental di Laga Pembuka

Ancelotti menilai tekanan mental pada laga pembuka membuat pemain belum bisa tampil maksimal.

"Babak pertama sedikit tidak terduga; mungkin tekanan memakai seragam ini di pertandingan pembuka sedikit mempengaruhi kondisi mental para pemain," ujarnya.

Meski demikian, pelatih asal Italia itu enggan panik. Ia menegaskan bahwa hasil di laga awal bukan penentu tunggal kesuksesan sebuah tim.

>>> Pemerintah Diminta Gunakan Pendekatan Komunitas untuk Sosialisasi KBLI 2025

"Memulai dengan start bagus itu penting, tapi bukan yang paling penting," kata Ancelotti. Ia optimistis hasil imbang ini tidak akan menutup peluang Brasil di turnamen.

Ancelotti akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemain yang performanya belum maksimal.

"Kami harus memberi kesempatan lebih lanjut kepada para pemain yang tidak main bagus di babak pertama melawan Maroko.

Tidak ada dari tim kami yang menampilkan yang terbaik. Tapi saya kira pertandingan pembuka tidak akan menentukan hasil akhir Piala Dunia," ujarnya.

>>> Bank Syariah Nasional Catat Laba Bersih Rp473,75 Miliar hingga Mei 2026

Setelah melawan Maroko, Brasil akan menghadapi Haiti pada laga kedua Grup C. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.