FIFA mengambil tindakan tegas terhadap pelaku rasisme yang menargetkan seorang YouTuber asal Korea Selatan saat pertandingan Piala Dunia 2026.

YouTuber bernama Yoon Su Jin, yang dikenal dengan nama inoCat, mengalami tindakan rasisme saat menonton laga Korea Selatan melawan Republik Ceko.

in1

>>> Universitas Surabaya dan Institut Perbanas Jakarta Juarai Campus League 2026

Dalam video yang diunggahnya, seorang pria di belakangnya melakukan gestur mata sipit dan menggunakan aksen berlebihan.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 37,8 juta kali dan memicu kemarahan penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Pelaku diidentifikasi sebagai Ulises Bernal Miramontes, seorang pejabat di kampus teknik setempat.

Akibat gelombang kritik, Ulises Bernal meminta maaf secara terbuka dan mundur dari jabatannya sebagai presiden Asosiasi Insinyur Survei Negara Bagian Jalisco.

FIFA merespons dengan memblokir akun milik Ulises Bernal untuk membeli tiket pertandingan Piala Dunia 2026.

>>> Dampak Tersembunyi Kerja Malam Terungkap Lewat 14.000 Pemindaian Otak

Selain sanksi, FIFA memberikan apresiasi kepada Yoon Su Jin dengan mengundangnya secara VIP untuk menyaksikan laga Korea Selatan melawan Meksiko.

Pertandingan babak penyisihan tersebut berlangsung pada Kamis (18/6/2026) di Stadium Guadalajara, bertepatan dengan Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian.

Yoon Su Jin menyampaikan rasa terima kasihnya melalui media sosial, khususnya kepada Matthew Mullen, Kepala Hak Asasi Manusia untuk Piala Dunia FIFA 2026.

"FIFA telah memberikan kesempatan berharga yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Terima kasih atas undangan VIP untuk pertandingan Meksiko.

>>> H5N1 Diduga Tewaskan Ribuan Anak Anjing Laut di Australia

Sebuah kenangan yang tak akan pernah saya lupakan," tulisnya.