PT Smart Billionaire Indonesia (SBI) resmi meluncurkan perdagangan aset digital IDNGold (IDNG) melalui platform Reku pada Kamis, 18 Juni 2026, mulai pukul 14.00 WIB.

Langkah ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap ekosistem blockchain yang terintegrasi dengan nilai nyata.

in1

>>> Kronologi Wanita Tusuk Rekan Kerja Hingga Tujuh Kali di Menteng

Token IDNGold hadir dengan konsep nilai intrinsik berbasis komoditas emas fisik.

Selain di Reku, aset ini telah terdaftar dalam Daftar Aset Kripto CFX menggunakan ticker IDNG sebagai bagian dari regulasi di Indonesia.

Fase Baru bagi Perusahaan

Direktur Utama PT SBI, Jeremy Siregar, menyatakan bahwa pencatatan ini menandai fase baru bagi perusahaan dalam memperkenalkan produknya kepada publik yang lebih luas.

"Kehadiran IDNGold di Reku bukan sekadar momen listing.

Ini merupakan bagian dari fase baru untuk memperkenalkan IDNGold kepada publik yang lebih luas, khususnya pengguna aset digital di Indonesia yang ingin memahami aset digital dengan pendekatan berbeda," ujar Jeremy Siregar pada Jumat, 19 Juni 2026.

Manajemen merancang token ini dengan utilitas yang menghubungkan teknologi blockchain langsung ke aset riil. Investor dapat melakukan mekanisme penukaran atau redemption sesuai prosedur yang berlaku.

"Dengan pendekatan ini, IDNGold tidak hanya dilihat dari harga pasar semata, tetapi juga dari utilitas, mekanisme, dan fondasi nilai yang dibangun di dalam ekosistemnya.

>>> Wamen ESDM: Jargas CNG Percepat Akses Energi di Wilayah Tanpa Pipa

Sebagai aset digital yang diperdagangkan di market, harga IDNGold tetap dapat bergerak mengikuti aktivitas perdagangan, permintaan, likuiditas, dan kondisi pasar," jelas Jeremy.

Perusahaan berkomitmen menggeser fokus masyarakat agar tidak hanya melihat aset kripto sebagai instrumen spekulasi. Aksesibilitas yang lebih inklusif diharapkan memberikan dampak langsung pada fungsionalitas harian.

"Bagi kami, hadirnya IDNGold di Reku adalah langkah penting untuk membuka akses yang lebih luas kepada publik.

IDNGold dibangun bukan hanya sebagai token untuk diperjualbelikan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang menghubungkan blockchain dengan utilitas dan nilai nyata," kata Jeremy.

Ke depan, PT SBI akan fokus mengintensifkan edukasi publik serta memperbanyak inovasi praktis bagi ekosistem digital nasional.

Rencana pengembangan jangka panjang ini disiapkan untuk mendorong percepatan adopsi teknologi finansial di Indonesia.

>>> Angkasa Pura Indonesia Revitalisasi Terminal Bandara Minangkabau Rp553 Miliar

"Dengan langkah tersebut, perusahaan berharap aset digital dapat semakin diterima sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital di Indonesia," ujar Jeremy Siregar.