PLN Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Sejumlah Wilayah Jawa
PT PLN (Persero) menerapkan manajemen beban berupa pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan setelah pasokan terganggu akibat kendala teknis pada fasilitas pembangkit.
>>> Lenovo Hadirkan Avatar 3D untuk Deteksi Offside di Piala Dunia 2026
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menyatakan bahwa kebijakan tersebut terpaksa dilakukan demi mempertahankan keandalan jaringan.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Menurut informasi yang dihimpun, terjadi penurunan kapasitas pasokan yang cukup signifikan. Proses percepatan pemulihan kini tengah berjalan agar distribusi listrik ke masyarakat dapat kembali normal.
Dampak di Jawa Timur
Dampak pemadaman dirasakan di sebagian wilayah Jawa Timur, terutama Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Wilayah-wilayah tersebut telah mengalami penghentian pasokan listrik berkala sejak pekan lalu.
Durasi pemadaman di area terdampak bervariasi antara dua hingga lima jam dalam sehari.
Beberapa jalan protokol di Surabaya sempat gelap gulita selama berjam-jam hingga malam hari, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
>>> MSCI Pertahankan Indonesia di Kategori Emerging Market
PLN mengklaim sistem kelistrikan untuk wilayah Jawa sebenarnya dalam kondisi beroperasi dan terkendali. Namun, manajemen beban secara terbatas dan terukur tetap harus dilakukan di beberapa titik pelanggan.
Gangguan operasional bersumber dari kendala teknis pada dua unit pembangkit besar, sehingga fasilitas tersebut tidak dapat beroperasi untuk sementara waktu.
PLN berupaya mengoptimalkan pasokan daya dari unit pembangkit lain yang tidak mengalami kendala.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut mengambil tindakan dengan meminta PLN memastikan proses pemulihan pasokan energi listrik berjalan maksimal dan cepat.
Hal ini agar mobilitas warga segera pulih.
Gregorius menambahkan bahwa manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan sistem.
>>> Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan.
Update Terbaru
Olahraga Tak Cukup Lindungi Otak Jika Terlalu Banyak Duduk
Jumat / 19-06-2026, 23:45 WIB
Prabowo Siapkan Surat ke FIFA, Indonesia Bidik Tuan Rumah ASEAN Cup 2026
Jumat / 19-06-2026, 23:45 WIB
5 Rekomendasi Drama China Zhou Yiran Sebelum Ashes to Crown
Jumat / 19-06-2026, 23:45 WIB
Imigrasi Deportasi 3 WNA Tiongkok Manipulasi Data Visa
Jumat / 19-06-2026, 23:45 WIB
Mantan Menhan Korsel Divonis Tiga Tahun Penjara karena Bocorkan Rahasia Militer
Jumat / 19-06-2026, 23:45 WIB
Masjid Agung Bogor Peringati 1 Muharram 1448 Hijriah Bersama Ribuan Jamaah
Jumat / 19-06-2026, 23:45 WIB
Delhivery Luncurkan Delhivery Maps dengan Naksha LLM, Platform Geospasial Berbasis AI
Jumat / 19-06-2026, 23:37 WIB
Pemerintah Didorong Kurangi Ketergantungan pada Surat Utang
Jumat / 19-06-2026, 23:37 WIB
TNI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 1.500 Titik Seluruh Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 23:36 WIB
Jabar Targetkan 10 Juta Pekerja Informal Masuk BPJS Ketenagakerjaan
Jumat / 19-06-2026, 23:36 WIB
Klinik Kecantikan Dituntut Perbarui Teknologi dan Kompetensi Medis
Jumat / 19-06-2026, 23:36 WIB
Nama Asli Barbie Hsu Resmi Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Jumat / 19-06-2026, 23:36 WIB
John Herdman Temui Presiden Prabowo Bahas Target Piala Dunia 2030
Jumat / 19-06-2026, 23:36 WIB
Trump: AS Harus Jaga Netanyahu Tetap Terkendali di Lebanon
Jumat / 19-06-2026, 23:25 WIB






