Delhivery Luncurkan Delhivery Maps dengan Naksha LLM, Platform Geospasial Berbasis AI
Delhivery resmi meluncurkan Delhivery Maps, sebuah rangkaian API geospasial bertenaga AI yang dirancang untuk menavigasi lanskap alamat yang kompleks di India.
Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-15 perusahaan.
>>> Pemerintah Didorong Kurangi Ketergantungan pada Surat Utang
Platform ini dibangun sebagai infrastruktur proprietary yang mendukung 100% jaringan nasional Delhivery.
Kini, sistem logistik tersebut diperluas menjadi penawaran pemetaan komersial untuk perusahaan eksternal, pengembang, dan platform ekonomi gig.
Berbeda dengan peta konsumen yang fokus pada perjalanan penumpang, Delhivery Maps dirancang untuk pengiriman komersial dengan mengintegrasikan faktor-faktor spesifik logistik seperti kecepatan kendaraan, batasan rute, alamat tidak lengkap, dan navigasi berbasis landmark.
Platform ini dilatih menggunakan data telemetri logistik skala besar, termasuk lebih dari 2 miliar pengiriman data historis, sekitar 1 miliar ping GPS harian, dan data dari lebih dari 100.000 kendaraan aktif.
Fitur Utama dan Integrasi
Delhivery Maps menggantikan ketergantungan perusahaan pada penyedia peta eksternal di berbagai layanan seperti Express Parcel, Part-Truckload Freight, Supply Chain Services, dan Delhivery Local.
Hal ini meningkatkan kontrol atas performa routing, konsistensi data, dan skala operasi.
Platform ini didukung oleh Naksha LLM, serangkaian model penalaran geospasial yang menggantikan basis data kaku dengan sistem penalaran dinamis.
>>> TNI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 1.500 Titik Seluruh Indonesia
Suite API inti mencakup Auto-Complete, Geocoding dan Reverse Geocoding, Vehicle-Aware Routing, Navigation APIs, Distance Matrix, dan Map Tiles.
Dengan menyediakan API dan Naksha LLM melalui Delhivery Maps MCP, platform ini memungkinkan pengembang membangun alur kerja AI dan agen otonom menggunakan intelijen lokasi tingkat lanjut.
Delhivery Maps dirancang untuk mengatasi kesenjangan operasional dalam sistem pemetaan tradisional di berbagai sektor seperti quick commerce, pengiriman hiperlokal, ride-hailing, dan logistik ekonomi gig.
Aplikasi utamanya meliputi analisis geospasial, validasi alamat, pencocokan sumber daya, perencanaan rute, navigasi, perhitungan ETA, serta pengurangan gesekan pengiriman dan kesalahan operasional.
API Delhivery Maps tersedia untuk integrasi komersial oleh perusahaan, pengembang, dan platform logistik.
Kapil Bharati, Executive Director dan CTO Delhivery, menyatakan bahwa perusahaan membangun Delhivery Maps karena kebutuhan operasional untuk menjalankan jaringan logistik terbesar di India secara cerdas dan menyelesaikan masalah alamat tidak terstruktur serta aturan routing komersial dalam skala besar.
>>> Jabar Targetkan 10 Juta Pekerja Informal Masuk BPJS Ketenagakerjaan
Dengan membuka API dan model AI secara eksternal, Delhivery menandai masuknya sebagai penyedia infrastruktur geospasial komersial.
Update Terbaru
Raychell, Emi Nitta, dan Haruna Luna Meriahkan Japan Weekend Madrid
Sabtu / 20-06-2026, 00:48 WIB
Pengusaha Mobil Bekas di Utah Diduga Palsukan Dokumen untuk Jual Mobil Rusak
Sabtu / 20-06-2026, 00:48 WIB
Tsutomu Takahashi Ungkap Inspirasi di Balik Guitar Shop Rosie dan Jumbo Max
Sabtu / 20-06-2026, 00:44 WIB
BPBD Pastikan Karhutla di Aceh Barat Berhasil Dipadamkan
Sabtu / 20-06-2026, 00:44 WIB
Dokter Tifa Jalani Rawat Inap Akibat GERD Kambuh dan Stres Tinggi
Sabtu / 20-06-2026, 00:36 WIB
SpaceX: Dari Startup Ambisius hingga Penguasa Luar Angkasa
Sabtu / 20-06-2026, 00:35 WIB
DPR Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa soal BBM hingga MBG
Sabtu / 20-06-2026, 00:32 WIB
Pria Diduga Bunuh Istri di Angke Jakbar Diringkus Polisi
Sabtu / 20-06-2026, 00:32 WIB
Kementerian Kebudayaan akan renovasi lanjutan rumah Tan Malaka di Sumbar
Sabtu / 20-06-2026, 00:30 WIB
Pemkab Sosialisasikan Kemudahan Perizinan di Kepulauan Seribu Lewat Podcast
Sabtu / 20-06-2026, 00:30 WIB
Kurang Fokus di Akhir Laga Lawan Pelita Jaya Jadi Evaluasi Hornbills
Sabtu / 20-06-2026, 00:30 WIB
Prabowo Minta Erick Thohir Benahi Kompetisi Demi Timnas ke Piala Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 00:28 WIB
Uni Eropa Terbelah Soal Negosiasi dengan Rusia
Sabtu / 20-06-2026, 00:28 WIB
League Cup Hanya Diikuti Klub Super League dan Championship
Sabtu / 20-06-2026, 00:28 WIB






