Negara Teluk Siapkan Logistik Pembukaan Selat Hormuz Pasca Damai
Para eksekutif energi di Timur Tengah mulai merencanakan latihan logistik terbesar untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Jalur air krusial bagi pasokan minyak dunia ini sempat tersandera akibat konflik Iran.
>>> Xiaomi SU7 Tabrak Gundukan Tanah Gagal Deteksi, ADAS Dipertanyakan
Langkah ini diambil setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani kesepakatan perdamaian sementara pada Rabu, 17 Juni 2026.
Pemulihan jalur perdagangan ini diharapkan dapat membatalkan pemotongan produksi minyak terbesar dalam sejarah kawasan tersebut.
Uni Emirat Arab dan Arab Saudi berhasil mempertahankan tekanan yang cukup di ladang minyak mereka. Kondisi ini memungkinkan produksi kembali ke tingkat sebelum perang dalam waktu dua minggu.
Tiga supertanker Arab Saudi dilaporkan telah muncul di luar selat segera setelah kesepakatan ditandatangani. Kapal-kapal tersebut menjadi bagian dari arus lalu lintas yang mulai meningkat pasca-konflik.
Meski demikian, beberapa pihak masih berhati-hati dan menunggu kepastian jaminan program pembersihan ranjau. Perintah resmi agar kapal diizinkan keluar dari Teluk secara aman juga menjadi hal yang dinantikan.
Kesepakatan yang ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menjadi sinyal operasional bagi sumur minyak dan kilang.
Aktivitas pengaktifan kembali ini diperkirakan bakal memicu deteksi jejak panas megawatt dari luar angkasa.
"Kita seharusnya dapat memulihkan operasi normal di seluruh pasar ini dalam enam bulan ke depan, dengan syarat kita benar-benar kembali ke periode ketika selat tersebut terbuka," kata Patrick Pouyanne, ketua dan kepala eksekutif TotalEnergies SE, kepada parlemen Prancis pada Rabu.
"Yang akan diperhatikan semua orang adalah apa yang sebenarnya terjadi di lapangan," ujar Patrick Pouyanne.
Bagi Amerika Serikat, pembukaan selat ini menawarkan prospek penurunan harga energi dan meredanya inflasi global.
Update Terbaru
BPJS Kesehatan: Realisasi Klaim Pelayanan JKN di Kepri Capai Rp1,74 T
Jumat / 19-06-2026, 13:15 WIB
Shin Tae-yong Pilih Persija Jakarta, Tolak Tawaran Klub Jepang dan China
Jumat / 19-06-2026, 13:15 WIB
TOP 50 Acara TV dan Rating Terbaik Hari ini 20 Juni 2026 ada Beri Cinta Waktu Salib Asmara Gen Z
Jumat / 19-06-2026, 13:12 WIB
Meksiko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korea Selatan
Jumat / 19-06-2026, 13:12 WIB
Wamenaker Mediasi PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 13:12 WIB
Penyebab PIP Siswa Tidak Bisa Dicek dan Solusi Mengatasinya
Jumat / 19-06-2026, 13:12 WIB
Chery Resmi Beri Nama Stockman untuk Truk Pikap Hibrida di Australia
Jumat / 19-06-2026, 13:12 WIB
KB Bank Pangkas 662 Karyawan, Dua Direktur Ajukan Pengunduran Diri
Jumat / 19-06-2026, 13:11 WIB
BPJS Kesehatan: Keberhasilan JKN Butuh Kolaborasi Semua Pihak
Jumat / 19-06-2026, 13:10 WIB
Kemenkeu: 348.071 Warga Bengkulu Manfaatkan Program MBG
Jumat / 19-06-2026, 13:10 WIB
Kejati Sumsel Nyatakan BRI Bersih dari Kasus Korupsi Kredit
Jumat / 19-06-2026, 13:10 WIB
Calon Pengantin Italia Tewas dalam Kecelakaan di Yunani
Jumat / 19-06-2026, 13:10 WIB
Christian Pulisic Absen Latihan, AS Khawatir Hadapi Australia
Jumat / 19-06-2026, 13:08 WIB
Samsung Kembangkan Teknologi 3D Stacked FET untuk Chip Generasi Berikutnya
Jumat / 19-06-2026, 13:05 WIB






