Negara Teluk Siapkan Logistik Pembukaan Selat Hormuz Pasca Damai
"Anda tidak perlu langsung kembali ke 100% aliran sebelum perang," kata Saad Rahim, kepala ekonom di perusahaan perdagangan komoditas Trafigura Group.
"Tetapi Anda perlu kembali setidaknya ke 50% dengan cukup cepat," tutur Saad Rahim.
Kelompok perdagangan tanker Intertanko mendesak kejelasan operasional pembersihan ranjau demi keamanan kapal. Pemilik kapal melihat adanya potensi keuntungan finansial besar dari normalisasi rute pelayaran ini.
"Yang diinginkan semua orang adalah mengeluarkan kapal, tapi sentimennya adalah Anda tidak perlu menjadi yang pertama," kata Jan Rindbo, kepala eksekutif D/S Norden A/S.
"Jelas dengan lalu lintas yang kembali, itu akan membangun kepercayaan," ujar Jan Rindbo.
Clarksons Securities memperkirakan sekitar 140 kapal supertanker dibutuhkan untuk memulihkan arus dari Teluk Persia.
Saat ini, tarif sewa kapal tanker ditawarkan broker hingga di atas US$600.000 per hari.
Abhjit Chopra, kapten kapal tanker dengan 22 awak, mengaku telah terdampar selama 110 hari di kawasan tersebut. Dia menerima kabar kesepakatan melalui pesan ponsel pada Kamis pagi.
"Pasti ada rasa tegang dan ketidakpastian selama lebih dari 100 hari ini di mana kita tidak memiliki kejelasan tentang apa yang akan terjadi," katanya Chopra.
"Kapal-kapal tersebut berhati-hati. Kami semua menunggu instruksi dari kantor-kantor di darat untuk melaksanakan langkah selanjutnya," pungkas Chopra.
Pembukaan rute ini juga akan memasok kembali kilang-kilang di Asia sebagai pembeli terbesar minyak Timur Tengah.
Pakistan menjadi salah satu negara yang langsung menerima pengiriman gas alam cair pada Kamis.
"Dengan kemampuan China untuk mengubah permintaan begitu besar dan cepat, sistem ini cukup aman terhadap guncangan pasokan," kata Rory Johnston, peneliti pasar minyak dan pendiri Commodity Context.
"Ini jelas merupakan ujian guncangan pasokan tertinggi, dan pasar sejauh ini tampaknya telah melewatinya," tutur Rory Johnston.
>>> Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional Sepanjang 2025
"Semua orang akan melihat sekeliling dan mengatakan kita perlu membangun kembali persediaan," kata Rahim dari Trafigura. "Produsen minyak mentah dan kilang akan bekerja sekeras mungkin," tutup Rahim.
Update Terbaru
Menko IPK: Program PHTC Madrasah Targetkan 1.397 Sekolah
Jumat / 19-06-2026, 14:20 WIB
Kemdiktisaintek Buka Peluang Kolaborasi Transisi Energi dengan UN ESCAP
Jumat / 19-06-2026, 14:16 WIB
Papua Manfaatkan Dana REDD+ untuk Masyarakat Adat Penjaga Hutan
Jumat / 19-06-2026, 14:16 WIB
Pramono Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Siswi SMAN 6 Jakarta
Jumat / 19-06-2026, 14:16 WIB
Pernikahan Mewah Jennifer Coppen dan Justin Hubner di Bali Habiskan Rp 6 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 14:16 WIB
Pakar Otomotif Ingatkan Masalah Kelistrikan dan Pendingin BMW E46 Bekas
Jumat / 19-06-2026, 14:16 WIB
Jadwal Rilis Classroom of the Elite Season 4 Episode 11: Misteri Hutan Mencekam
Jumat / 19-06-2026, 14:16 WIB
Pre-order GTA 6 Dibuka 25 Juni 2026, Rilis Tetap November
Jumat / 19-06-2026, 14:15 WIB
Pemerintah Percepat Program Bedah Rumah, Target 400 Ribu Unit pada 2026
Jumat / 19-06-2026, 14:15 WIB
EJAE Rayakan Pengalaman Luar Biasa di Piala Dunia Bersama Tunangan
Jumat / 19-06-2026, 14:12 WIB
6 Tips Memilih HP Rp1 Jutaan Terbaik agar Tidak Salah Beli di 2026
Jumat / 19-06-2026, 14:12 WIB
Galaxy A07 Terima Pembaruan Pertama Setelah One UI 8.5, Bawa Patch Keamanan Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 14:12 WIB
Sinopsis Husbands in Action: Gong Myung dan Jin Sun-kyu Reuni di Film Komedi Aksi
Jumat / 19-06-2026, 14:12 WIB






