Pemerintah Provinsi Papua mendorong pemanfaatan dana Result Based Payment (RBP) REDD+ agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat adat sebagai penjaga utama kelestarian hutan di Tanah Papua.

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Suzana D.

in1

>>> Pramono Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Siswi SMAN 6 Jakarta

Wanggai di Jayapura, Jumat, mengatakan pemanfaatan dana RBP REDD+ harus menghasilkan dampak terukur, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat adat.

"Kami ingin memastikan pemanfaatan dana RBP REDD+ memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat adat sebagai penjaga utama hutan Papua," ujarnya.

Menurut Suzana, Papua memiliki salah satu kawasan hutan tropis terbesar dan terpenting di dunia.

Hutan itu berfungsi sebagai penyangga kehidupan global sekaligus sumber identitas budaya, penghidupan, dan martabat masyarakat adat.

Pada Kamis (18/6) telah dilakukan kick off pemanfaatan Dana RBP REDD+ for Results Periode 2014-2016 Green Climate Fund (GCF) Output-2.

>>> Pernikahan Mewah Jennifer Coppen dan Justin Hubner di Bali Habiskan Rp 6 Miliar

Kegiatan itu bertujuan memperkuat koordinasi dan komitmen bersama antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat adat, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dunia usaha, dan organisasi lingkungan.

Skema RBP REDD+ merupakan bentuk penghargaan dari masyarakat internasional atas keberhasilan Indonesia, termasuk Papua, dalam menurunkan emisi akibat deforestasi dan degradasi hutan.

"Upaya menjaga hutan Papua harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan," kata Suzana.

Arah pembangunan Papua kini harus mampu menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya lokal.

>>> Pakar Otomotif Ingatkan Masalah Kelistrikan dan Pendingin BMW E46 Bekas

"Kami optimistis melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Papua dapat menjadi contoh pembangunan rendah karbon yang berkeadilan dan berkelanjutan," ujarnya.