Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah pada penutupan perdagangan pasar spot Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan data dari Investasi, rupiah turun 0,06 persen ke level Rp 17.804 per dolar AS. Posisi ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 17.794.

in1

>>> BRI KKB Tawarkan Promo Mobil Listrik dengan Bunga Mulai 3 Persen Flat

Pelemahan rupiah terjadi di tengah koreksi mayoritas mata uang Asia. Hingga pukul 15.00 WIB, ringgit Malaysia menjadi yang terlemah dengan koreksi 0,62 persen.

Peso Filipina juga terpangkas 0,32 persen, diikuti baht Thailand yang melemah 0,3 persen.

>>> IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.191 karena Saham Blue Chip Anjlok

Dolar Singapura turun 0,19 persen, rupee India merosot 0,14 persen, dan yuan China melemah 0,11 persen.

Dolar Taiwan ikut melemah tipis 0,03 persen. Namun, beberapa mata uang Asia berhasil menguat terhadap dolar AS.

>>> Adu Spesifikasi Redmi Turbo 5 dan OnePlus Nord 6, Mana Lebih Unggul?

Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan kenaikan 0,62 persen. Yen Jepang naik tipis 0,05 persen, dan dolar Hong Kong terangkat 0,02 persen.