Dua kapal tanker milik Pertamina, Gamsunoro dan Pride, belum dapat melintasi Selat Hormuz yang ditutup akibat perang antara Amerika Serikat dan Iran.

Berdasarkan laporan Detik Finance pada Jumat (19/6/2026), kedua kapal saat ini masih tertahan di kawasan Teluk Arab.

in1

>>> 19 Kode Redeem Sailor Piece Roblox Terbaru Mei 2026, Klaim Hadiah Gratis

Mereka menunggu pembukaan kembali jalur pelayaran internasional tersebut pasca-kesepakatan damai kedua negara.

Prioritas Keselamatan Kru dan Operasional

Kondisi terkini awak dan operasional armada yang terjebak dikonfirmasi oleh pihak manajemen perusahaan.

"Saat ini kapal masih berada di kawasan Teluk Arab. Pertamina tetap mengedepankan keselamatan kru dan operasional kapal," ujar Baron saat dihubungi detikcom, Jumat (19/6/2026).

Langkah antisipasi dan mitigasi risiko terus berjalan demi memastikan keamanan pelayaran begitu situasi wilayah tersebut kondusif.

>>> Nubia Resmi Luncurkan Neo 5 5G dan Neo 5 GT di Indonesia

Pihak internal emiten juga menyambut baik sinyal positif dari kesepakatan damai yang diharapkan mampu memulihkan stabilitas serta kelancaran jalur logistik global.

Koordinasi Intensif dengan Berbagai Pihak

Upaya pemantauan pergerakan armada dilakukan secara berkala melalui koordinasi dengan berbagai instansi diplomatik dan pemangku kebijakan terkait.

Langkah tersebut diambil guna mematangkan persiapan operasional kapal ketika akses navigasi di selat bersangkutan resmi dibuka kembali.

>>> Apple Ubah Aturan App Store di Brasil Setelah Kesepakatan dengan CADE

"Pertamina melalui Pertamina International Shipping terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI dan otoritas setempat untuk memastikan keamanan dan kesiapan operasional perjalanan kapal tanker bila jalur telah terbuka," ujar Baron.