Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menegaskan bahwa Program JKN merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh pihak.

"Keberhasilan Program JKN adalah hasil kolaborasi aktif seluruh stakeholder yang terlibat dalam ekosistem JKN," kata Vetty saat peresmian Taman Budaya BPJS Kesehatan di Taman God Bless, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat.

in1

>>> Kemenkeu: 348.071 Warga Bengkulu Manfaatkan Program MBG

Menurutnya, Program JKN adalah program strategis nasional yang keberhasilannya menjadi tanggung jawab bersama.

BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta.

Sejak tahun 2023, BPJS Kesehatan telah mengimplementasikan transformasi mutu layanan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program JKN.

Salah satu fondasi penting dalam transformasi tersebut adalah penerapan tata nilai INISIATIF (Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif).

"Tata nilai INISIATIF tidak hanya diterapkan di lingkungan internal BPJS Kesehatan, tetapi juga perlu dukungan dan dijalankan oleh seluruh ekosistem JKN.

Melalui Taman Budaya BPJS Kesehatan ini, kami ingin membangun awareness masyarakat terhadap nilai-nilai tersebut sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas layanan dan penguatan citra Program JKN," ujar Vetty.

Program eksternalisasi tata nilai INISIATIF dilakukan melalui berbagai kegiatan, salah satunya pembangunan Taman Budaya BPJS Kesehatan sebagai sarana edukasi publik.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan kesamaan pemahaman dan tujuan di antara seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Program JKN.

>>> Kejati Sumsel Nyatakan BRI Bersih dari Kasus Korupsi Kredit

Vetty menyebutkan, per 1 Juni 2026 jumlah kepesertaan JKN telah mencapai lebih dari 285 juta jiwa, atau lebih dari 98 persen dari seluruh penduduk Indonesia.