Penyanyi Sabrina Carpenter mendapatkan perintah perlindungan hukum dari seorang penguntit bernama William Applegate. Keputusan ini dikeluarkan oleh Hakim Wilayah Los Angeles David I.

Wasserman pada Rabu (17/6) waktu setempat.

in1

>>> Posisi Pintu Depan dan Belakang Sejajar Kurang Ideal, Ini Alasannya

Applegate diketahui telah memantau rumah Carpenter dan mengaku melakukannya atas perintah program militer rahasia AS. Ia menyebut misinya berkaitan dengan "kedatangan Kristus yang kedua" dan harus menghubungi Carpenter.

Dalam pernyataannya, Applegate mengatakan, "Sangat penting bagi saya dan Carpenter untuk segera bersama ... Saya adalah pusatnya.

Saya kunci dari seluruh proses ini."

Hakim memerintahkan Applegate untuk menjaga jarak setidaknya 100 yard atau sekitar 90 meter dari Carpenter.

Ia juga dilarang mendekati rumah, kendaraan, dan tempat kerja Carpenter, serta tidak boleh menghubunginya atau memiliki senjata api.

Carpenter hadir secara virtual dalam sidang tersebut tetapi tidak memberikan kesaksian. Hakim mengizinkan kamera media di ruang sidang, namun Carpenter diperbolehkan mematikan kameranya.

>>> Mengenal Sayyidul Istighfar dan Keutamaan Mengamalkannya Setiap Hari

Pengacara Carpenter, Blair Berk, mengungkapkan bahwa Applegate telah mengunjungi rumah pribadi Carpenter lebih dari 12 kali.

Pada 23 Mei, Applegate menerobos masuk ke properti tetangga, memanjat pagar, dan mencoba membuka pintu depan rumah Carpenter saat ia berada di dalam.

Insiden tersebut dirinci dalam pengajuan perintah perlindungan darurat sementara yang diajukan Carpenter pada 29 Mei. Dalam pernyataan tertulis, Carpenter mengatakan tidak pernah bertemu Applegate dan tidak mengundangnya masuk.

Ia menyebut tindakan Applegate sebagai salah satu "pelanggaran paling mengganggu terhadap keselamatan dan privasi pribadi yang pernah ia alami."

Applegate ditangkap oleh Kepolisian Los Angeles di rumah Carpenter pada bulan Mei setelah menolak pergi.

>>> SUV Listrik iCAR V23 Resmi Meluncur dengan Desain Retro Modern Tangguh

Detektif Peter Doomanis menyatakan bahwa perilaku Applegate, yang mungkin dimulai sekitar 20 April 2026, mencerminkan ciri khas individu yang terobsesi.